Home Otomotif First Impression Asiknya Menjajal Performa Mitsubishi Xpander Cross Menuju Teras Bromo

Asiknya Menjajal Performa Mitsubishi Xpander Cross Menuju Teras Bromo

13 min read

Perjalanan hari pertama “#AyoGasTerus Media Adventure 2020”, menjadi rute mengasikkan dalam menjajal performa dan keandalan 4 produk Mitsubishi Motors, termasuk Xpander Cross. Kondisi dan medan jalan antara Surabaya menuju Teras Bromo menawarkan tantangan menarik bagi Xpander Cross yang kini lebih jangkung dari versi MPV-nya.

Drive and Hype – Kami sungguh beruntung mendapat kesempatan menjajal Mitsubishi Xpander Cross di hari pertama rangkaian ajang Media Test Drive (MTD) “#AyoGasTerus Media Adventure 2020” yang digelar PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). MTD yang digelar PT MMKSI ini melibatkan empat varian terbarunya yakni Xpander Cross, Eclipse Cross, Outlander PHEV, dan New Triton.

 

Kendaraan yang menjadi highlight utama dalam #AyoGasTerus Media Adventure adalah Xpander Cross. Dalam media test drive yang berlangsung selama tiga hari (2-4/2/2020), kami yang masuk Grup 1, mendapat kesempatan menjajal langsung Xpander Cross di hampir semua kontur jalan yang menjadi habitatnya, yakni wilayah perkotaan, pedesaan, hingga jalur pegunungan.

Mitsubishi Xpander Cross untuk pertama kalinya resmi meluncur pada 12/11/2019 lalu di Jakarta. Model Xpander Cross merupakan pengembangan lebih lanjut versi MPV standarnya yang pertama keluar pada 2017. Xpander Cross memadukan kenyamanan sebuah MPV dengan ketangguhan sebuah SUV.

 

Mitsubishi Xpander Cross yang kami kendarai di ajang Media Test Drive kali ini bertransmisi otomatis 4-speed warna Sterling Grey Metallic. Harga on the road-nya untuk di wilayah Jakarta dibanderol Rp 280.700.000. Agar terasa optimal dalam pengetesan, kabin diisi 4 orang perwakilan media berikut barang bawaannya. Ini sekaligus menjadikannya seperti simulasi saat di kebutuhan sesungguhnya dalam dimensi beban dan kapasitasnya.

Sebagai sebuah Crossover yang dikembangkan dari platform MPV, wajah Xpander Cross tampil lebih maskulin dengan beberapa penambahan ornamen seperti Front Crille & Bumper, Fender Garnish, Lower TailGate Garnish, dan beberapa komponen lain yang mempertegas tampilan petualangannya. Aplikasi shark fin antenna membuat tampilan atap terlihat lebih mewah.

 

Perpaduan antara karakter SUV dan MPV bisa terlihat pada Dynamic Eksterior Design yang menggambarkan keseimbangan antara kedinamisan dan sosok ‘power’. Kesan SUV semakin kuat dengan desain skid plate pada bumper bawah yang kuat dan protektif. Xpander Cross juga menggunakan headlamp LED dan fog lamp yang mengoptimalkan visibilitas saat melewati kawasan Surabaya hingga Jember.

Kesan tangguh dan adventurous semakin kuat lewat sematan roof rail untuk penempatan roof-box sebagai menunjang aktivitas berpetualang. Aplikasi wheel arch molding pada sisi fender sebagai ciri crossover. Ada pula tailgate garnish yang menyambung ke bumper belakang dengan skid plate lebih besar di bawah bumper, dipadu side body garnish yang memperkuat tampilan kekar dan tangguh layaknya sebuah SUV. Bahan materialnya terbuat dari plastik ABS yang ringan dan lentur.

 Selama melewati jalan berkontur tidak rata dan berlubang, kami yang berada di Xpander Cross tidak merasa khawatir. Pasalnya, Xpander Cross disemati ground clearance terbaik di kelasnya yaitu 225 mm sehingga aman digunakan untuk medan menantang. Jarak kendaraan ke permukaan jalan yang cukup jauh, juga membuat kami percaya diri ketika sempat harus melewati banjir di Jember.

 

Oiya, racikan suspensi Xpander Cross juga berbeda dengan Xpander MPV. Menurut Brand Ambassador Mitsubishi yang juga pereli nasional, Rifat Sungkar, racikan suspensi Xpander Cross, mengusung rebound spring yang mampu meredam lebih optimal setiap ada bantingan, sehingga memberi kenyamanan lebih optimal selama berkendara. Teknologi sokbrekernya juga dirancang mirip Lancer Evolution. Hasilnya, kendati lebih tinggi dari versi MPV-nya, gejala ‘melayang’ dan limbung tidak kami temukan di Xpander Cross.

Berkat racikan dan penyetelan ulang pada rebound spring tersebut, saat melewati marka kejut, jalan bergelombang, hingga melaju kencang di jalan agak menikung, bodi mobil terasa stabil dan tidak membuat mual. Bantingan suspensi yang terasa lembut, mampu meredam guncangan saat harus melibas jalan menuju Plataran Bromo yang ditingkahi aspal tidak rata.

 

Berbeda dengan saudara kandungnya, Xpander Cross mengusung pelek lebih besar 1 inci, yakni pelek aluminium 17 inci dengan motif baru dibalut ban 205/55R17. Komposisi suspensi baru, pelek dan ban lebih besar dan lebar, membuat pengendaraan jadi lebih ‘gurih’. Pergerakan setir juga masih ringan dan tajam saat diajak bermanuver di lintasan berkelok menuju Plataran Bromo.

Fitur Xpander Cross lainnya yang berguna saat melintasi jalan lurus seperti Tol Trans Jawa, yakni Cruise Control yang memudahkan kami mengendalikan kecepatan. Fitur ini sempat kami pakai ketika berada di Tol Trans Jawa dari Surabaya menuju Jember. Saat berlari konstan di ruas tol, selector cruise control kami set di 100 kpj lantaran batas kecepatan maksimum di tol berada di angka tersebut.

Selain tampilan tangguh, para peserta dapat merasakan langsung kabin nyaman dan luxurious. Kendati Xpander Cross berpenampilan maskulin dan sporty, nuansa interior menawarkan eleganitas cukup mewah dan lega. Kabin didominasi warna hitam dan coklat pada dashboard, serta dual tone leather (varian tertinggi) pada jok yang bermotif kotak-kotak. Jok paling belakang bisa dilipat ke arah depan dengan perbandingan 50:50.

Selain tampilan tangguh, para peserta merasakan langsung kabin yang nyaman dan luxurious. Ruang kaki dirasakan lapang bagi kami yang rata-rata punya tinggi badan sekitar 170-an cm. Busa jok yang empuk dan ergonomis, membuat perjalanan sejauh 385 km tidak terasa melelahkan. Keberadaan tempat penyimpanan yang banyak juga menguntungkan saat perjalanan jauh.

Yang menarik dan memudahkan pengemudi, jangkauan visibilitas dari kabin Xpander Cross ternyata cukup baik yang didukung kaca depan luas, posisi duduk tinggi, juga memudahkan memantau situasi belakang. Keberadaan rear window defogger yang mencegah pengembunan di kaca belakang juga sangat membantu saat di musim hujan seperti sekarang ini.

Asiknya lagi, untuk menunjang kenyamanan berkendara, head unit Xpander Cross telah dirangkai dengan mata kamera belakang dan sensor parkir sehingga makin aman dan memudahkan saat parkir. Head unit berlayar sentuh 7 inci ini mirip punya Xpander Ultimate. Dilengkapi fitur smartphone connectivity, DVD Player, Bluetooth, USB Port, semua file musik dan film, hingga kamera belakang.  

Para penumpang juga semakin nyaman dengan power outlet yang disematkan pada baris depan, tengah, dan belakang. Kompartemen penyimpanan pun tersedia di bagian bawah kursi depan kiri, seat pocket belakang kursi, pocket door trim, serta laci di ruang bagasi yang mampu memuat barang lebih banyak dan rapi. Saat melintas malam, fitur baru bohlam LED pada headlight dan foglamp sangat membantu pandangan di kondisi minim cahaya. 

Selama perjalanan yang menantang didominasi tanjakan, turunan, berkelok hingga tidak rata, bukan halangan berarti bagi Xpander Cross yang dibekali mesin bensin 1.5 L MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve Timing Electronic Control System) DOHC 16 valve. Mesin 4A91 pada Xpander Cross merupakan penyempurnaan dari seri 49A, di mana secara efisiensi bahan bakar lebih tinggi dan suara mesin lebih halus.

Mesin Xpander Cross yang basisnya diambil dari Mitsubishi Colt CZC ini mampu memuntahkan daya maksimum hingga 103 dk di 6.000 rpm dan torsi maksimum 141 Nm di 4.000 rpm. Tarikan di putaran bawah dan menengah begitu responsif. Dorongan tenaga saat bermain di rpm tinggi saat melintas di tol, masih dapat dirasakan. Hal serupa juga harus menghadapi tanjakan curam menuju Plataran Bromo, Xpander Cross mampu menaklukannya.

 

Saat di tanjakan, yang membuat kami lebih percaya diri, penyematan fitur Hill Start Assist dan Brake Assist. Fitur ini mampu menahan mobil tidak mundur saat di tanjakan. Rem otomatis akan mengunci selama beberapa detik di tanjakan, saat perpindahan kaki dari pedal rem ke pedal gas sebelum mobil bergerak maju. Jadi, kami tak perlu repot bermain rem tangan untuk membantu agar kendaraan tidak mundur.

Seperti disebut di awal, sosok crossover yang kuat di Xpander Cross dipertegas dengan sepasang roofrail dengan bahan batang cukup tebal. Bagi Anda yang doyan bepergian dalam jarak jauh dengan barang bawaan tidak sedikit, keberadaan roofrail ini mampu mengakomodir pemasangan roofbox dengan dimensi yang bisa disesuaikan.

 

Spesifikasi Mitsubishi Xpander Cross:

Dimensi (PxLxT): 4.500 x 11.800 x 1750 mm. Ground Clearance: 225 mm. Jarak Sumbu Roda: 2.685 mm. Tipe mesin: 4A91, I.5L MIVEC 4-silinder segaris DOHC 16-katup. Daya maksimum: 103,5 dk/6.000 rpm. Torsi maksimum: 141 Nm/4.000 rpm. Transmisi: Otomatis 4-percepatan & Manual 5-percepatan. Suspensi depan: MacPherson Struts dengan coil spring. Suspensi belakang: Torsion Beam. Ukuran Ban: 215/60R17. Kapasitas Tangki BBM: 45 liter.

 

 

 

 

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In First Impression

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *