Home Gears Baju Balap Butuh Dibersihkan, Simak Kiatnya Versi Pebalap Astra Honda

Baju Balap Butuh Dibersihkan, Simak Kiatnya Versi Pebalap Astra Honda

4 min read

Bagi pembalap, libur musim balap menjadi peluang untuk merawat baju balapnya. Simak kita membersihkan dan menyimpan baju balap versi pebalap Astra Honda ini.

Drive and Hype – Kendati musim balap tahun ini masih rehat, perhatian terhadap perangkat balap harus diperhatikan. Salah satunya, baju balap (wearpack) menjadi hal penting yang harus dipersiapkan. Sehingga saat balapan kembali dihelat, semua perlengkapan sudah siap dipakai.

Lama tak terpakai, baju balap yang terbuat dari bahan leather campuran, tentunya rentan dengan jamur dan sejenisnya. Agar bahannya tetap optimal, para pebalap punya trik atau cara khusus agar penutup tubuh tersebut tetap terawat, nyaman dan siap pakai, serta tentu saja bersih.

Para pebalap muda yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT) selalu persiapkan diri secara fisik maupun peralatan. Mulai kebugaran tubuh, mental, hingga pernik pendukung lain. Herjun Atna Firdaus, pebalap 15 tahun asal Pati, Jawa Tengah, mengaku punya tiga jurus agar baju balapnya siap pakai setiap saat.

Selain menjemurnya setelah pemakaian, dia menyiapkan tempat penyimpanan khusus yang tidak lembab, dengan harapan jamur menjauh. ”Saya juga selalu menyemprotnya dengan pewangi,” ucap Herjun yang tahun ini terjun di Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production (AP) 250 itu.

Cara lebih kompleks dilakukan Lucky Hendriansya. Pebalap yang turun di ARRC kelas AP250 tersebut rajin melakukan beberapa hal terkait wearpack agar tetap nyaman dan selalu siap pakai. Pemuda asal Sidrap, Sulawesi Selatan itu punya kebiasaan untuk tak mencuci baju balap. Dia hanya membersihkannya menggunakan lap basah setelah pemakaian.

”Tapi sebelumnya, saya selalu menyemprot angin (bertekanan tinggi/ menggunakan kompresor) pada bagian dalamnya. Setelah itu, bahan kulitnya dibersihkan pakai leather lotion care. Kalau jeda lama seperti sekarang, saya simpan di ruangan yang tak terkena matahari langsung dan tak lembab,” jelas Lucky.

Trik hampir sama dilakukan Rheza Danica Ahrens, pebalap yang tahun ini turun di kelas SS600 ajang ARRC. Langkah pertama yang dilakukannya terkait perawatan baju balap adalah sebisa mungkin mengeringkan bagian dalam yang terkena keringat. Bisa dengan cara didiamkan atau dijemur, atau bisa juga memberi semprotan angin bertekenan tinggi.

Langkah lain yang membedakan cara Rheza dengan yang lain adalah membersihkan bagian luar berbahan kulit dengan bahan khusus agar debu atau jamur tak menempel. Caranya bisa dengan dilap atau disikat pelan.

”Setelah semua proses itu, kalau tidak dipakai lama seperti saat ini, saya selalu memberinya pelembab agar bagian kulit tetap lentur saat akan dipakai. Nah, bagian dalamnya setelah kering disemprot pewangi dan anti bakteri,” ujar Rheza.

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In Gears

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *