Home News Berlimpah Fitur dan Harga Kompetitif, Wuling Cortez Penuhi Ekspektasi Konsumen di Segmen Medium MPV

Berlimpah Fitur dan Harga Kompetitif, Wuling Cortez Penuhi Ekspektasi Konsumen di Segmen Medium MPV

20 min read

Setelah sukses dengan Wuling Confero di kelas Low-MPV, Wuling Motors terus agresif masuk di segmen Medium MPV yang ketat dengan senjata andalannya, Wuling Cortez. Kedepankan fitur lengkap, dimensi kabin lega dan nyaman, performa mesin mumpuni dengan turbo, serta tentunya harga jual kompetitif.

Drivenhype – Memanfaatkan kesuksesan model Low-MPV Wuling Confero S di pasar otomotif Tanah Air, Wuling Indonesia sepertinya tidak mau kehilangan momentum perhatian masayarakat Indonesia akan kehadiran kendaraan asal Cina ini. Segmen selanjutnya yang dituju adalah Medium MPV yang tingkat persaingannya juga tidak mudah namun menjanjikan pencitraan produk yang kuat.

Sebagai senjata pengisi pertempuran di segmen Medium MPV ini, pada 18 Desember 2017 di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Wuling Motors Indonesia akhirnya meresmikan kehadiran MPV 7-seater Wuling Cortez. Lagi-lagi seperti yang dilakukan terhadap Confero, langkah Wuling menghadirkan Cortez dengan sejumlah fitur yang mumpuni membawa efek respon positif bagi masyarakat Indonesia yang ‘haus’ dengan model kendaraan kaya fitur namun dengan harga efisien.

Berkat mengusung sejumlah fitur modern dan kenyamanan yang ditawarkan, Wuling Cortez juga langsung merebut hati masyarakat dan meraih berbagai penghargaan. Wuling Cortez dianggap mampu menghadirkan sebuah kendaraan yang sarat teknologi kekinian dengan tidak meninggalkan kualitas, yang selama ini menjadi bahan cibiran masyarakat terhadap sebuah produk Cina. Cortez mampu menunjukkan kalau dirinya sanggup bertempur di segmen yang ketat dengan performa yang dimilikinya.

Sejak pemunculan perdananya di Februari 2018, Wuling Cortez sudah hadir dengan tiga varian model, yakni Cortez 1.8, Cortez 1.5, dan Cortez CT. Terakhir pada April 2019, Wuling Cortez CT yang ber-tagline ‘The New Advanced MPV’ muncul dengan mesin 4-silinder, 1.500 cc turbocharged berdaya maksimal 140 HP dan torsi 250 Nm, berpenggerak roda depan, transmisi CVT dan manual 6-percepatan khusus Cortez tipe C.

Berdasarkan data yang didapat dari Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan terakhir Wuling Cortez 1,8L yang diambil pada Desember 2019 memperlihatkan raihan penjualan sebanyak 48 unit. Sedangkan secara total selama tahun 2019 kemarin, unit Cortez non-turbo itu berhasil terjual 682 unit.

Dengan mengandalkan desain mumpuni, kabin luas, dan performa mesin yang sanggup bersaing dengan kompetitornya, MPV kedua Wuling ini sejak pertama kehadirannya sudah mengusung  mengusung jantung penggerak mesin bensin 4-silinder  MPV berkapasitas 1.800 cc, sedikit lebih kecil dari kompetitornya yang rata-rata bermain di 2.000cc. Performanya ini mampu menghasilkan tenaga 129 HP pada 5.600 rpm dan torsi maksimum 174 Nm yang dipadukan transmisi i-AMT (intelligent Automated Mechanical Transmission).

Kekuatan tadi kemudian tersalur ke roda depan melalui pilihan transmisi manual 6-percepatan atau transmisi otomatis CVT yang lembut dan halus. Berbeda dengan Confero yang berpenggerak roda belakang, Cortez dengan sistem penggerak roda depan memiliki sisi positif tersendiri. Untuk mobil Front Wheel Drive (FWD) tentunya memberi keuntungan di kabin. Aspek kenyamanan dan kelapangan bisa didapat karena kontur lantai jadi rata tidak terganggu kebutuhan ruang driveshaft dan lebih tenang karena minim suara putaran driveshaft seperti mobil RWD.

Wuling Cortez Beralih ke Mesin Turbo yang Lebih Efisien tapi Lebih Bertenaga

Usia Wuling Cortez dengan mesin naturally aspirated 1.800cc ternyata hanya berumur sekitar 2 tahun saja menyapa di Tanah Air. Tepat Desember 2019, Wuling Motors memutuskan tidak memproduksi lagi Cortez bermesin 1.8Liter. Sebagai penggantinya, Wuling Motors Indonesia hanya menghadirkan Wuling Cortez CT bermesin 1.5L turbo yang diluncurkan resmi pada 22 April 2019. Dulu strategi itu dilancarkan demi melebarkan pasar. Namun kini, pabrikan hanya menawarkan versi induksi turbo saja.

 

Menurut Danang Wiratmoko, Product Planning PT SGMW Wuling Indonesia, awalnya Wuling ingin memasarkan Cortez tersebut dalam dua varian. Namun, kini pabrikan hanya menawarkan mesin dengan induksi turbocharged. “Kami fokus ke penjualan 1,5 liter turbo karena dianggap menjadi mesin paling mumpuni. Dengan paduan transmisi CVT, membuat Cortez CT punya nilai lebih dan makin diterima masyarakat. Pilihan ini juga sebagai diferensiasi rival sekelas, termasuk pabrikan Jepang,” jelas Danang.

Selanjutnya Danang juga menambahkan kalau dibanding mesin generasi sebelumnya yang 1,8 liter, tipe mesin 1,5L turbo punya kelebihan, seperti performa yang lebih bagus dan pajaknya yang tidak lebih besar dari mesin sebelumnya. Danang juga mengungkap, ceruk pasar untuk varian mesin 1,8 liter sejatinya tetap masih ada. Namun, ada saja konsumen mengeluhkan soal transmisi i-AMT yang menempel di varian tersebut.

Persoalan ini akhirnya menemui solusi. Setelah Wuling mengembangkan mesin 1,5 liter turbo plus transmisi CVT, seperti menjawab masukan dan permasalahan di konsumen sebelumnya. Terlebih setelah mesin turbo tersebut disematkan pada Wuling Almaz, SUV 7-Seater pertama Wuling di Tanah Air, yang menggendong mesin sama dengan yang diadopsi Cortez CT.

“Peluncuran Wuling Almaz dengan mesin 1,5 turbo makin meyakinkan konsumen kalau kami serius di pengembangan mesin kecil dengan perangkat induksi sehingga lebih efisien namun powerfull. Output mesin ini pada Almaz mendapat respon positif dari masyarakat. Terlebih lagi, dengan mesin sama di dua model, otomatis berpengaruh terhadap ongkos produksi dan harga jual. Kemudian memudahkan konsumen dalam urusan perawatan dan suku cadang,” imbuh Danang.

Wuling Cortez Berlimpah Fitur Kenyamanan dan Keselamatan

Dalam merebut hati konsumennya, Wuling menyematkan Cortez dengan berbagai fitur kenyamanan dan keselamatan. Wuling Motors beranggapan, senjata kelengkapan fitur dalam kemasan harga yang efisien tentunya bisa berbicara banyak melawan hegemoni Medium MPV Jepang yang memiliki loyalis sejati.

Medium MPV Cortez Type C dibekali berbagai macam fitur pendukung keselamatan selama berkendara yakni seperti Electronic Stability Control (ESC) untuk menjaga kestabilan berkendara secara otomatis ketika adanya indikasi pengemudi mengalami kehilangan kendali atau ketika lintasan kendaraan tidak sesuai dengan steering input yang diinginkan pengemudi (misal: ovesteer, understeer).

Selanjutnya ada fitur Tire Pressure Monitoring System (TPMS) yang menampilkan tekanan angin ban dalam satuan Bar yang dapat dipantau pada layar MID. Sistem akan berkedip jika tekanan ban tidak sesuai (terlalu tinggi atau terlalu rendah). Cortez juga dilengkapi fitur Automatic Vehicle Holding (AVH) yang menahan mobil tetap berhenti dalam kondisi jalan menanjak, menurun ataupun datar tanpa harus menahan pedal rem secara manual.

Fitur keselamatan lainnya, aplikasi rem cakram di empat rodanya dengan tingkat efisiensi pengereman tinggi. Wuling Cortez juga dilengkapi Anti-lock Braking System (ABS) yang mencegah roda terkunci dan kendaraan kehilangan kendali saat besarnya gaya pengereman melebihi gaya
gesek maksimum antara roda dengan permukaan jalan. Misalnya ketika mengerem di permukaan jalan yang licin.

Sistem keselamatan aktif juga masih diperkuat dengan Electronic Brake-force Distribution (EBD), sistem elektronik yang mengatur distribusi gaya pengereman kendaraan sesuai kondisi jalan, kecepatan, dan berat muatan. Tak hanya itu, Cortez juga disematkan Brake Assist (BA) yang memberikan gaya pengereman maksimal ketika terjadi pengereman darurat, walaupun pengemudi tidak memberikan input gaya yang cukup.

 

Penggunaan sabuk pengaman ditandai dengan indikator Front Row Safety Belt Reminder yang akan memberi peringatan dengan lampu yang menyala ketika seatbelt tidak dikenakan saat berkendara.

Untuk pengereman mendadak, fitur Emergency Stop Signal (ESS) memberi sinyal darurat berupa lampu hazard yang secara otomatis berkedip cepat guna mengingatkan pengemudi di belakang untuk mengurangi risiko tabrakan. Sementara 4-Points Rear Parking Sensor Bumper belakang dilengkapi 4 sonar melakukan pendeteksian jarak antara obyek luar dengan area belakang kendaraan.

Wuling Cortez juga dilengkapi fitur keselamatan pasif seperti seatbelt hingga jok baris ketiga, ISOFIX pada jok baris kedua yang berfungsi mengamankan kursi anak tambahan dalam kendaraan, dan Dual SRS Airbag untuk pengemudi dan penumpang depan. Tersaji pula perangkat Auto door lock by Speed, di mana pintu secara otomatis mengunci pada kecepatan tertentu.

Selain fitur AVH yang disebut di atas, Wuling Cortez masih disematkan lagi fitur Hill Hold Control (HHC) yang mempertahankan posisi mobil saat berhenti di tanjakan selama beberapa detik supaya kendaraan tidak melorot walaupun pengemudi tidak menginjak rem. Demikian pula hadir fitur Traction Control System (TCS) yang menghindari kendaraan kehilangan traksi, misalnya ketika salah satu roda terjebak genangan air atau terpeleset di jalan licin dan terdeteksi adanya slip, maka TCS akan melakukan pengereman pada roda yang slip tersebut.

Keberadaan Rear Parking Camera yang berfungsi saat tuas transmisi masuk posisi gigi mundur, layar monitor akan menampilkan hasil situasi belakang mobil dari kamera belakang, yang dipandu garis pembantu dan posisi sonar yang aktif.

Sementara untuk fitur Wuling Cortez CT Type L atau varian yang paling tinggi, memiliki semua fitur Cortez CT Type C, ditambah lagi dengan fitur Side Airbags, yakni kantung udara yang terdapat pada sisi samping baris pertama yang melengkapi efek perlindungan atas pemakaian sabuk pengaman pada pengemudi dan penumpang depan.

Selanjutnya terdapat fitur All Seats Safety Belt Indicator, yakni tanda peringatan sabuk pengaman pada bagian pengemudi dan penumpang depan, baris kedua serta baris ketiga yang menyala ketika
seatbelt tidak dikenakan saat berkendara. Terdapat pula 2-Points Front Parking Sensor Bumper depan yang memiliki 2 buah sonar untuk melakukan pendeteksian jarak antara obyek luar dengan area depan kendaraan.

Bagi pengemudi Cortez CT Type L yang terdeteksi mengantuk, maka fitur Fatigue Driving Warning
akan menampilkan informasi lama waktu berkendara aman sesuai pengaturan yang ditentukan pengemudi serta alarm untuk memperingatkan jika pengemudi telah melewati lama waktu tersebut
untuk menghindari kelelahan.

Harga OTR Jakarta Wuling Cortez CT Type C T 6 M/T yakni IDR 238.500.000, lalu Cortez CT Type C T Lux+ CVT dibanderol Rp 255.500.000, dan Cortez CT Type L T Lux+ CVT dilabeli harga Rp 290.000.000.

Wuling Cortez CT Type S Turbo 

Usai menambahkan varian mesin turbo di Cortez sekaligus menghentikan varian mesin 1.8L, Wuling Motors terus melakukan langkah pengembangan di varian turbonya. Wuling Motors selanjutnya resmi memperkenalkan varian terbarunya, Cortez CT Type S pada Rabu (15/7/2020). Cortez CT Type S melengkapi seri Cortez CT yang dipasarkan di Indonesia sejak April 2019 lalu.

“Cortez CT Type S hadir memberi pengalaman berkendara powerful dan nyaman dengan harga kompetitif. Memiliki fitur lengkap dan harga terjangkau untuk pelanggan di segmen MPV, produk ini sesuai untuk keluarga maupun penunjang operasional perusahaan,” tutur Nathan Sun, Vice President Wuling Motors.

Wuling Cortez CT Type S dibekali mesin sama dengan Cortez CT Type C dan L, yakni bensin 4-silinder 1.500cc dengan Turbocharger yang menghasilkan daya maksimal 140 HP serta torsi maksimal 250 Nm. MPV Wuling ini memiliki dua pilihan transmisi, yaitu manual 6-percepatan dan transmisi Continuously Variable Transmission (CVT) yang halus dan responsif.

Langkah marketing Wuling Motors Indonesia dalam merasuk segmentasi pasar medium MPV dihadirkan dengan Cortez CT type S turbo yang menawarkan dua opsi girboks dan konfigurasi bangku. Cukup menarik dan menggoda konsumen, lantaran tipe manual diniagakan mulai Rp 209 (OTR Jakarta), yang mana harga ini lebih murah dari Small-MPV atau Low-MPV.

“Cortez CT Type S hadir guna memberi pengalaman berkendara yang bertenaga dan nyaman namun dengan harga kompetitif. CT Type S ini memiliki fitur cukup lengkap dengan banderol harga terjangkau bagi konsumen di segmen MPV. Model ini sesuai buat kendaraan keluarga muda atau penunjang operasional perusahaan,” jelas Nathan Sun, Vice President Wuling Motors.

Seperti saudara kandungnya tipe C dan L, Cortez CT Type S juga mengusung dapur pacu dengan  induksi turbo. Dengan tagline “The New Advanced MPV”, CT Type S ini memakai mesin yang sama, mesin bensin 4-silinder DOHC 1,5 Liter Turbo berdaya maksimal 140 hp pada 5.200rpm dan momen puntir 250 Nm di rentang 1.600 – 3.600 rpm. CT Type S juga memiliki dua pilihan transmisi, manual 6-percepatan dan Continuously Variable Transmission (CVT) yang halus dan responsif.

Cortez CT Type S menawarkan kenyamanan berkendara berkat One Push Start/Stop Button, Keyless Entry, Remote Open Windows and Trunk, dan Anti-Theft System. Varian Cortez CT Type S juga dilengkapi beragam fasilitas lainnya, yakni Advanced 8” Entertaiment System, Audio Steering and Call Button, Rear Parking Camera, Rear Disk Brake, USB charging, sistem deselerasi charging, rem ABS dan EBD, ISOFIX, hingga dual SRS airbags. Selain itu Cortez CT Type S juga masih mempertahankan fitur Electronic Stability Control (ESC), Tire Pressure Monitoring System (TPMS), dan Automatic Vehicle Holding (AVH).

Untuk harga on the road wilayah Jabodetabek, Wuling Cortez CT S MT- 8-Seater dibanderol             Rp209.000.000. Sedangkan  Cortez CT S CVT-Captain Seat (Synthetic Leather) dilabeli  Rp233.000.000.

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *