Home Hobby Bongkar Kunci Sukses Juara Nasional Balap Slalom, Anjasara Wahyu

Bongkar Kunci Sukses Juara Nasional Balap Slalom, Anjasara Wahyu

7 min read

Ketertarikannya akan dunia balap sejak muda menjadikan Anjasara Wahyu seorang peslalom profesional yang berprestasi, baik di kancah nasional dan internasional. Menjadi seorang juara tidak menyurutkan semangatnya untuk selalu berbagi ilmu dan memajukan dunia balap slalom.

 DrivenHype – Acara bincang santai DrivenHype BISA AJE (BIncang Seputar Apa AJE) berkesempatan mewawancarai seorang pembalap slalom muda multitalenta yang juga pernah meraih juara slalom di asia dan nasional, yaitu Anjasara Wahyu.

Pria yang akrab dipanggil Anjas ini mulai mengenal balap sejak usia 8 tahun dengan sering mengikuti lomba gokart di Gokart Rental. Memasuki masa akhir SMP, ia pun mulai mencoba slalom. Saat ini Anjas bernaung di bawah Toyota Team Indonesia (TTI). Ia mulai terjun ke Kejurnas Slalom pada tahun 2008 dan berkesempatan mengikuti Kejuaraan Gymkhana Asia bersama rekannya di TTI, Demas Agil. “Yang bisa mewakili Indonesia di Kejuaraan Asia adalah ranking satu dan dua nasional. Kebetulan waktu itu ranking satu dan duanya saya dan Demas”, kenangnya.

Sebelum fokus menjadi pembalap, Anjas pernah memiliki pengalaman bekerja kantoran. Ia mengatakan bahwa keputusannya menyudahi profesi sebagai karyawan karena merasa ingin mewujudkan tujuan dan target hidupnya. Ia pun akhirnya menyelenggarakan pelatihan slalom dan pelatihan safety driving untuk berbagi ilmu dengan orang lain.

Berawal dari mengikuti kejuaraan slalom, Anjas akhirnya merambah ke sprint rally. Ia mengatakan bahwa ilmu slalom hampir 80%-nya ternyata terpakai di balap sprint rally. “Kebetulan keluarga saya dan Demas Agil lumayan dekat karena tetanggaan. Ayahnya Demas bilang kalau ingin ikut balap saya harus jago slalom dulu, balap apa saja pasti bisa. Ya sudah saya nurut saja karena sudah ikutan slalom juga, habis itu coba sprint rally, eh ternyata bener loh bisa sampai naik podium. Jadi kalau sebenarnya dibilang jago ya nggak juga, tapi ya ternyata ilmu slalom tuh beneran kepake di sprint rally” ujarnya.

Sebagai pembalap slalom profesional, Anjas sudah pernah mencoba berbagai jenis kendaraan untuk dipakai slalom, tidak hanya sedan dan city car tetapi juga low MPV dengan penggerak belakang. Hal ini semakin membuktikan keandalan dari seorang Anjasara Wahyu. Ia pun membagi tips bagaimana caranya melakukan drifting dengan berbagai variasi kendaraan. Menurutnya kendaraan dengan penggerak roda apapun yang terpenting adalah harus presisi saat menikung.

“Teknik menikungnya gak boleh salah, mau pakai mobil penggerak roda empat juga yang penting masuk tikunganya jangan sampai salah. Kalo udah salah ya ngawur. Jadi kunciannya saat slalom, cone merah ada di kanan, cone hijau ada di kiri kita. Tekniknya saat belokin mobil kira-kira cone-nya harus tepat dulu nih ada di samping kita persis. Begitu ada di samping kita, langsung tarik rem tangan. Begitu juga saat belok ke kiri tapi feeling-nya harus lebih bagus karena kita nggak bisa lihat langsung patokannya. Jadi dikira-kira aja, teknik ini di manapun akan terpakai, seperti untuk nyetir harian aja” ujarnya kepada Tim Drivenhype BISA AJE.

Cukup lama bergabung dengan TTI, Anjas pun menceritakan kesan pengalamannya belajar dan berkompetisi bersama rekan sesame pembalap di sana. Menurutnya selama ini tim manajemen TTI memang membentuk karakter para pembalapnya untuk selalu kompak. Sehingga walaupun masing-masing pembalap memiliki keahlian dan bidang balap yang berbeda, namun tetap akan saling mendukung satu sama lain dengan menyaksikan balap dan memberikan masukan. Hal ini yang membuat Anjas merasa tim ini bukan hanya sekedar pertemanan tetapi juga memiliki jiwa kekeluargaan.

Terkait kondisi pandemi COVID-19, kagiatan Kejurnas ditiadakan sehingga tidak ada kegiatan balap skala nasional tahun ini. Anjas mengatakan bahwa ia dan TTI saat ini lebih banyak melakukan pengembangan terhadap kendaraan. Untuk mengisi waktu, Anjas pun sempat beberapa kali mengikuti latihan bersama TTI yang digelar secara terbatas mengingat diberlakukannya protokol kesehatan normal baru.

Ditanya mengenai harapan di dunia balap slalom, ia mengatakan bahwa ingin semua yang terlibat dalam slalom, seperti promotor dan sponsor untuk selalu konsisten sehingga slalom dapat menjadi olahraga yang semakin dikenal di berbagai wilayah Indonesia. “Karena slalom ini bukan hanya sekedar balap, tapi ada unsur hiburannya dan yang nonton juga banyak. Jadi bisa dibilang slalom ini tu PR Value-nya tinggi banget, karena orang-orang rela datang untuk nonton. Semoga kegiatan dan kejuaraan slalom bisa terus diadakan setiap tahun dan lebih banyak disosialisasikan”, pungkasnya.

Load More Related Articles
Load More By Gatut Satrio
Load More In Hobby

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *