Home News DFSK Super Cab Partisipasi di Road Test Solar B30

DFSK Super Cab Partisipasi di Road Test Solar B30

6 min read

DFSK turut mendukung program Kementerian ESDM dalam menguji coba solar B30 dengan menurunkan pick up Super Cab-nya.

Drive and Hype – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kini giat melakukan uji coba bahan bakar solar campuran FAME 30 persen (Solar B30) ke masyarakat. Aplikasinya berupa Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 ke kendaraan bermesin diesel. Penggunaan Solar B30 dinilai memiliki pengaruh skala ekonomis dan efek lingkungan lebih baik sehingga dinilai cocok diterapkan di Indonesia.

Guna mendukung program pemerintah akan bahan bakar tersebut, DFSK Indonesia sebagai salah satu produsen kendaraan bermesin diesel, menyertakan dua unit DFSK Super Cab (pick up) dalam uji coba kemampuan Solar B30 serta sebagai bagian dukungan terhadap kebijakan pemerintah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan didampingi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, me-launching Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 (campuran biodiesel 30% pada bahan bakar solar) pada kendaraan bermesin diesel di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jakarta, Senin (13/6).

Keikutsertaan DFSK Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 sekaligus sebagai riset efek terhadap Solar B30 ke mesin DFSK Super Cab. Kegiatan ini diharapkan menjadi waktu yang tepat turut mendapat data dan informasi yang dibutuhkan pihaknya, guna menguji ketangguhan Super Cab sebagai sahabat niaga masyarakat Indonesia.

Dua unit DFSK Super Cab di acara ini merupakan varian 1.3 T Diesel, yang akan diisi Solar B20 dan B30. Kapasitas tangki bahan bakar minyak (BBM) Super Cab berisi 55 liter. Pick up rakitan Cikande, Serang, Banten ini mengusung mesin SFD 1.300 cc 75 hp / 190 Nm yang teruji tangguh di berbagai kondisi.

“Pemerintah beritikad baik terhadap industri otomotif di Indonesia dengan penyediaan bahan bakar berkualitas ke masyarakat. Penggunaan Solar B30 memiliki pengaruh skala ekonomis dan efek lingkungan lebih baik. Ini sesuai visi kami menghadirkan kendaraan berkualitas dengan harga terjangkau. DFSK sebagai perusahaan di Indonesia sangat mendukung dan berperan aktif terhadap kebijakan pemerintah menuju ke arah lebih baik,” ujar Franz Wang, Managing Director PT Sokonindo Automobile of Sales Centre, dalam keterangan resminya yang dikirim ke redaksi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan didampingi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, sedang menuangkan jeriken berisi Solar B30 dalam kegiatan membuka resmi Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 (campuran biodiesel 30% pada bahan bakar solar) pada kendaraan bermesin diesel di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jakarta, Senin (13/6).

Solar B30 merupakan salah satu bentuk inovasi bahan bakar solar dengan perpaduan antara 80 persen minyak solar dengan 30 persen minyak nabati atau berjuluk ‘fatty acid methyl ester’ (FAME). Saat ini solar di Indonesia masih di tahap pencampuran 20 persen FAME atau lebih dikenal bernama Solar B20, sesuai SK Dirjen Migas Nomor 28 Tahun 2016.

Inovasi dengan Solar B30 sebagai bentuk komitmen Pemerintah menyediakan BBM lebih ramah lingkungan. Karena Solar saat ini sudah tidak sepenuhnya dihasilkan dari minyak bumi yang tidak bisa didaur ulang. Selain itu, pengembangan bahan bakar biodiesel merupakan program strategis pemerintah meningkatkan ketahanan energi melalui diversifikasi energi dengan mengutamakan potensi energi lokal.

Pada Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 pada kendaraan bermesin diesel kali ini, DFSK ikut serta dengan meminjamkan dua unit DFSK Super Cab untuk mencoba kemampuan Solar B30 serta bagian dukungan terhadap kebijakan pemerintah.

Road Test Bahan Bakar B30 mengajak DFSK Super Cab menempuh jarak 50 ribu kilometer, dengan rute Lembang – Cileunyi – Nagreg – Kuningan – Tol Babakan – Slawi – Guci – Tegal – Tol Cipali – Subang – Lembang sejauh 560 kilometer tiap hari. DFSK Super Cab akan melewati berbagai jenis kontur jalan, dan melihat sejauh mana efek penggunaan Solar B30 terhadap mesin yang terbukti handal.

DFSK Super Cab hadir dalam dua varian; 1.3 T Diesel seharga Rp 150 juta dan 1.5L Gasoline dilabeli harga Rp 124,999 juta (on the road Jakarta). Bagi konsumen yang tertarik DFSK Super Cab, akan mendapat sejumlah penawaran menarik cashback mulai Rp 19 juta, DP, dan bunga ringan mulai 0 %, hingga gratis servis selama 2 tahun dengan syarat dan ketentuan berlaku.

 

 

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *