Home Hobby Geliat Bisnis Event Organizer Lesu, Terimbas Pandemi Covid-19

Geliat Bisnis Event Organizer Lesu, Terimbas Pandemi Covid-19

3 min read

Di kondisi pandemi Covid-19 berimbas ke semua sektor bisnis, apalagi dilarangnya kegiatan yang bertujuan mengumpulkan massa seperti dahulu. Lantas bagaimana dengan nasib bisnis Event Organizer yang memang tugas mereka adalah melibatkan berbagai pihak dan orang banyak. Kali ini pembahasan segmen bincang santai dari kami mengangkat antisipasi para pebisnis Event Organizer di kondisi seperti sekarang.

DrivenHype – Covid-19 merupakan bencana wabah penyakit yang melanda dunia, tak hanya faktor kesehatan saja, namun hampir di semua lini bisnis pun terimbas dampaknya akibat pandemi tersebut. Di segmen bincang santai kami, yaitu BISA AJE (BIncang Seputar Apa AJE) mengangkat tema salah satu bisnis yang cukup besar terimbas, yakni penyedia jasa Event Organizer.

Seperti kita ketahui, jasa Event Organizer memang melibatkan berbagai pihak dan tentunya kerumunan banyak orang. Sedangkan hal tersebut saat ini dilarang karena menjadi salah satu cara penyebaran wabah penyakit tersebut.

Lantas bagaimana dengan nasib para pebisnis yang berkecimpung dibidang itu, kali ini kami menghadirkan seorang penggagas atau istilahnya founder dari asosiasi pengusaha Event Organizer (EO), yaitu Krisnanto Sutrisman dari Backstagers Indonesia. Tak berlama-lama, pembahasan pun menjurus ke inovasi dan solusi yang rekan-rekan EO lakukan untuk dapat tetap berkarya walau memiliki berbagai keterbatasan gerak dan peraturan.

Krisnanto Sutrisman atau akrab disapa Anto ini pun mengutarakan, “di kondisi seperti ini, kami malah sering menggelar webinar atau diskusi santai yang menggaris bawahi edukasi bisnis EO itu sendiri dengan para member-membernya melalui aplikasi Zoom. Karena momen ini sebisa mungkin walau jadwal pekerjaan menurun drastis, namun tetap bermanfaat bagi profesi kami”.

Walau maraknya gelaran projek webinar dan acara offline yang disulap menjadi online atau virtual, namun hal tersebut tidak akan memberikan pengalaman mirip dengan acara offline seperti sebelumnya. Karena indra kita sebagai peserta acara tersebut pun hanya dibatasi dari penglihatan dan pendengaran saja, sedangkan pengalaman menyentuh, merasakan dan terlibat langsung tidak akan kita dapatkan.

Anto pun memberikan motivasi bagi rekan-rekan sesame penyedia layanan jasa EO, “untuk tetap berusaha, jangan patah semangat dan terus kembangkan kemampuan dan ide-ide kreatifnya. Kita gak tau sampai kapan pandemi ini akan melanda dan tentunya berpikirlah seefisien mungkin”.

Load More Related Articles
Load More By Gatut Satrio
Load More In Hobby

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *