Home News Industri Otomotif Nasional Semakin Kompetitif, DFSK Siapkan Strategi Jitu

Industri Otomotif Nasional Semakin Kompetitif, DFSK Siapkan Strategi Jitu

9 min read

Menghadapi persaingan di industri otomotif nasional yang semakin ketat dan kompetitif, APM DFSK menyiapkan strategi jitu agar tetap bisa bersaing di pasar otomotif Indonesia.

Drive and Hype – Rasio kepemilikan kendaraan bermotor di Indonesia, menurut data pihak Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) masih rendah. Dengan total penduduk 260 juta jiwa, pasar otomotif Indonesia baru menghasilkan angka penjualan kendaraan bermotor roda empat per tahun di kisaran 1 juta unit, yang mencakup kendaraan penumpang dan kendaraan komersial. Yang artinya, di tiap 1.000 orang baru terdapat 87 unit kendaraan.

Fakta ini jelas jauh di bawah rasio kepemilikan kendaraan di negara tetangga seperti Malaysia dengan 450 unit per 1.000 orang atau Thailand dengan rasio 220 unit per 1.000 orang. Karena itu, DFSK sebagai merek roda empat termuda di Indonesia, tidak mau kalah dan siap bersaing di pasar otomotif Indonesia. Sejumlah langkah sudah dipersiapkan merek asal Tiongkok tersebut guna memaksimalkan pasar otomotif di Indonesia. 

City SUV DFSK Glory 580 sukses menyabet award The Best SUV – IIMS 2018 versi jurnalis dan penyelenggara

Kami melihat ada sebuah peluang yang kami akan maksimalkan dengan menawarkan line-up model kendaraan-kendaraan yang berkualitas, handal, fungsional, dan bisa dipercaya masyarakat Indonesia,” ungkap Managing Director of Sales Centre of PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, dalam keterangan resmi tertulisnya ke redaksi drivenhype.com. 

Optimisme DFSK terhadap pasar otomotif Indonesia ditunjukkan dengan target penjualan 2019 yang berada di 12.000 unit. Cukup tinggi memang, namun Franz Wang menganggap target ini realistis dan ditunjang pertumbuhan penjualan otomotif per tahunnya yang kini di kisaran lima persen. Untuk mendukungnya, sejumlah langkah strategi sudah dipersiapkan guna mencapai target tersebut.

Silakan berlanjut ke halaman berikutnya untuk mengetahui strategi DFSK dalam menghadapi kompetisi di industri otomotif tahun ini.

Strategi Pertama: Menghadirkan Kendaraan Berkualitas

Dari sejak kehadirannya, DFSK menghadirkan kendaraan berkualitas yang handal. Setelah memunculkan Glory 580 di 2018, pada awal tahun 2019 ini, DFSK kembali mengawalinya dengan menghadirkan DFSK Glory 560 sebagai kendaraan terbaru bagi konsumen di Indonesia. Sport Utility Vehicle (SUV) compact ini menawarkan desain elegan dengan sentuhan sporty, mesin berteknologi turbocharger responsif namun mengedepankan efisiensi konsumsi bahan bakar, ukuran kabin lega dan menampung tujuh penumpang, hingga sejumlah fitur modern yang siap membuat perjalanan penumpangnya aman dan nyaman.

Franz Wang berharap Glory 560 cocok dan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia yang mayoritas gemar berpergian dengan keluarga tanpa meninggalkan kesan gaya. Tidak menutup kemungkinan di masa mendatang, Glory 560 menjadi tulang punggung penjualan DFSK di Indonesia. Kehadiran Glory 560 sebagai pelengkap dari kakak kandungnya, Glory 580. 

“DFSK Glory 560 memiliki peluang besar diterima konsumen Indonesia karena sudah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Apalagi didukung dengan desain modern, canggih, hingga performa yang bisa diandalkan untuk menunjang berbagai kebutuhan sehari-hari sangat cocok dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat Indonesia. Sehingga kami meyakini DFSK Glory 560 bisa melengkapi lini produk kami yang sudah diisi oleh DFSK Glory 580,” jelas Franz Wang.

Strategi Kedua: Mengembangkan Jaringan Diler dan Bengkel Resmi

Selain menghadirkan produk berkualitas, DFSK juga mendukung bisnisnya lewat jaringan diler  di seluruh Indonesia. Jaringan diler inilah yang nantinya akan memenuhi berbagai kebutuhan konsumen di Indonesia. Mulai dari pembelian berbagai kendaraan DFSK dengan harga kompetitif dan proses mudah, layanan purnajual dengan mekanik terpercaya, penyiapan peralatan canggih, hingga memastikan ketersediaan suku cadang untuk segala kendaraan DFSK.

Ki – Ka: Darief Tjahya Laksana, Operation Manager PT Auto Indo Utama, Permata Islam, GM Marketing PT Sokonindo Automobile, Andee Y Yoestong, Presiden Direktur PT Auto Indo Utama, Franz Wang, Managing Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile saat grand opening dealer DFSK Makassar yang berlokasi di Jl. Urip Sumoharjo Km 7, Tello Baru, Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan

Hingga saat ini, DFSK sudah memiliki 50 dealer yang tersebar di seluruh Indonesia dan siap melayani setiap konsumen yang datang. Penambahan dealer ini akan terus berlangsung, hingga target DFSK akan pengadaan 40 diler di akhir 2019 bisa tercapai. Hal ini demi memastikan konsumen DFSK di berbagai daerah bisa menjangkau dan mendapatkan pelayanan berstandar tinggi. 

“DFSK memiliki visi All for Customer, di mana semua pelayanan kami berorientasi konsumen di Indonesia. Kami melihat pengembangan diler merupakan salah satu kunci penting agar bisnis kami berjalan baik di Tanah Air. Penambahan diler ini akan memastikan si konsumen bisa mendapatkan layanan berkelas dan berstandar tinggi sehingga konsumen mendapat kepastian kendaraan yang digunakan selalu dalam kondisi terbaik,” beber Franz Wang.

Strategi Ketiga: Membawa Produk DFSK Indonesia ke Ranah Ekspor

Di tahun 2019 yang dikenal sebagai tahun Babi Tanah ini, DFSK Indonesia sudah bersiap untuk turut memasarkan kendaraan produksinya ke pasar Asia. Terlebih, pabrik DFSK di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten memiliki kapasitas produksi maksimal 50 ribu unit per tahun.

Mr. Franz Wang, Managing Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile dan Cheliyono Jenardi Tejo, Owner CV Manang Sejahtera Abadi DFSK Surabaya saat pembukaan booth DFSK di GIIAS Surabaya 2018.

Dari awal, fasilitas ini memang dirancang memenuhi kebutuhan produksi dalam negeri, dan diproyeksikan menjadi basis produksi pasar Asia. Saat ini, pabrik DFSK di Indonesia mulai memproduksi DFSK Super Cab untuk kendaraan komersial, DFSK Glory 580 untuk kendaraan penumpang, dan dalam waktu dekat akan memproduksi DFSK Glory 560 sebagai produk terbaru. 

Untuk pasar luar negeri, awal tahun ini DFSK menjajaki beberapa negara di Asia sebagai pasar ekspor. Negara tujuan ekspor tersebut adalah Bangladesh, Thailand, dan Sri Lanka. “Skema ekspor kawasan Asia sudah masuk rencana kami, khususnya negara di Asia Tenggara. Ekspor menjadi peluang meningkatkan penjualan dan mencapai target kami. Ekspor bisa menjadi bukti konkret, kendaraan kami berkualitas tinggi dan bisa diterima di negara lain. Indonesia patut bangga karena kendaraan hasil karya anak bangsa bisa diterima di pasar global,” tutup Franz Wang.

 

 

 

 

 

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *