Home News Ingat, SIKM Berlaku Perorangan dan Ada Sistem Keamanan Berupa QR Code

Ingat, SIKM Berlaku Perorangan dan Ada Sistem Keamanan Berupa QR Code

3 min read

Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang diterbitkan oleh Pemprov DKI Jakarta hanya berlaku untuk satu orang kepemilikan surat. Sehingga bila dalam satu kendaraan ada lebih dari satu orang, SIKM pun harus sesuai jumlahnya dengan penumpang tersebut, bila tidak ada harus putar balik.

Drive and Hype – Melanjutan dari pemberitaan sebelumnya, terkait arus balik pemudik yang berniat kembali ke wilayah Jabodetabek, harus memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Masih banyak yang salah kaprah terkait fungsi dan penerapan surat izin ini dilapangan, karena tiap penumpang kendaraan baik roda empat dan dua harus memiliki SIKM, sehingga tidak berlaku sistem rombongan.

Pihak kepolisian pun akan memperpanjang Operasi Ketupat 2020 hingga tanggal 7 Juni demi menghalau arus balik pasca Lebaran. SIKM berlaku dan menjadi acuan atas dasar Pergub DKI Nomor 47 Tahun 2020, dan selain karena tugas pekerjaan (di bidang yg dizinkan untuk beroperasi selama masa Pandemi COVID-19), pelayanan perizinan ini juga diberikan untuk warga yang perlu bepergian keluar atau masuk wilayah DKI Jakarta karena kondisi emergency, antara lain seperti sakit atau keluarga meninggal.

“Mereka yang akan masuk atau keluar Jakarta tanpa membawa SIKM akan diperintahkan memutar balik. Jika dalam satu mobil terdapat penumpang lebih dari satu orang dan yang membawa SIKM hanya satu orang, maka ada dua alternatif yang dapat dilakukan, yaitu pembawa SIKM boleh turun, tapi yang tidak membawa dilarang masuk Jakarta, atau semuanya putar balik ke daerah asal,” jelas Kombes Pol Ahmad Ramadhan selaku Kepala Bagian Penerangan Umum Polri seperti dikutip Antara.

“Jika ada yang tetap memaksa masuk ke Jakarta tanpa SIKM, maka mereka harus menjalani karantina selama 14 hari di tempat yang sudah ditetapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 DKI Jakarta,” tutupnya. Dan untuk memastikan keaslian hingga identitas pemilik, SIKM dilengkapi dengan sistem kode Quick Respond (QR Code).

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, “sampai saat ini belum ada laporan (ada oknum yang menggunakan SIKM Jakarta Palsu). Di lapangan yang scan QR Code adalah aparat pemerintah, yakni Satpol PP atau Dishub DKI, kita hanya mendampingi saja,” terangnya  dikutip dari laman resmi NTMC Polri.

Load More Related Articles
Load More By Gatut Satrio
Load More In News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *