Home News Ini Alasan Suzuki Tidak Hadirkan XL7 Bermesin Diesel

Ini Alasan Suzuki Tidak Hadirkan XL7 Bermesin Diesel

4 min read

Pihak Suzuki diawal tahun ini telah luncurkan produk baru dengan model medium SUV, yakni “Suzuki XL7”. Namun biasanya produsen mobil hadirkan pilihan mesin diesel untuk segmen SUV, tetapi mengapa pihak Suzuki hanya hadirkan mesin bensin saja, ternyata faktor kendala pendistribusian bahan bakar diesel yang belum merata di seluruh wilayah Indonesia menjadi permasalahan yang sebabkan Suzuki konservatif keluarkan mesin diesel.

Drive and Hype – Bila kita bicara perkembangan mobil di Tanah Air, segmen paling ramai masih dipegang oleh kelas Multi Purpose Vehicle (MPV) dan Sport Utility Vehicle (SUV). Tentunya persaingan antar produk dari berbagai produsen mobil juga turut menjadikan segmen ini seru untuk diikuti.

Salah satunya adalah produsen mobil asal Jepang, yaitu Suzuki yang beberapa bulan lalu, tepatnya di Februari telah sukses luncurkan produk “Suzuki XL7”. Pihak Suzuki Indomobil Sales (SIS) sendiri mengklaim Suzuki XL7 adalah kendaraan bermodel medium SUV, walau seperti kita ketahui sepintas memang mirip dengan Ertiga.

Untuk kelas SUV sendiri, di beberapa APM lain melengkapi variannya dengan mesin diesel, seperti fungsi SUV sendiri yang harus memiliki performa tangguh dengan kemampuan jelajah hampir di segala medan, salah satunya selain mesin diesel juga dengan ground clearance-nya yang tinggi. Sedangkan Suzuki di tahun 2017 lalu pernah mengeluarkan varian mesin diesel di Ertiga, yang platform-nya mirip dengan XL7 ini, sehingga kami berkesimpulan, kenapa Suzuki XL7 tidak memiliki varian bermesin diesel seperti SUV pada umumnya?.

Melalui sesi talk show di salah satu akun Instagram media Nasional semalam (27/5), pihak Suzuki menjelaskan pertimbangan mereka tidak hadirkan mesin diesel ke model tersebut. “Untuk segmen diesel di Indonesia makin kesini pasarnya semakin Niche dan semakin selektif juga pembelinya,” jelas Harold Donel, Head of Brand Development & Marketing Research 4W SIS.

“Sewaktu kita keluarkan Ertiga Diesel tahun 2017 lalu, memang salah satu kendala yang dimiliki internal Suzuki adalah permasalah distribusi bahan bakar diesel yang sudah tidak sesuai dengan planning kita. Sehingga ada beberapa penggunanya saat itu, terutama yang tidak di kota-kota besar, mengeluhkan susah mendapatkan bahan bakar diesel tersebut,” imbuhnya.

“Karena itu, Suzuki berpikir segmen mesin diesel sudah makin terbatas, dan kita sekarang sangat berhati-hati untuk mengeluarkan kembali kendaraan mesin diesel untuk pasar Indonesia. Suzuki XL7 diesel sebenarnya memungkinkan saja, namun kembali lagi kami masih pertimbangkan kendala tadi yang berimbas kepada konsumen kami, agar para pembeli dapat nyaman dan percaya selalu kepada kami, itu yang menjadi pemikiran utama Suzuki,” tutup Harold.

Seperti kita ketahui juga, Suzuki XL7 dibulan pertamanya telah tembus penjualan hingga 2.001 unit. Jumlah tersebut diluar ekspektasi pihak Suzuki yang hanya memperkirakan diangka 2.000 unit saja. Karakter konsumen Suzuki XL7 pun bervariatif, namun didominasi oleh keluarga yang menginginkan kendaraan cukup luas untuk menampung penumpang, namun dapat memenuhi hasrat berpetualang.

Load More Related Articles
Load More By Gatut Satrio
Load More In News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *