Home News Jualan Lesu, Daihatsu Tak Bisa Jamin Nasib Hi-Max

Jualan Lesu, Daihatsu Tak Bisa Jamin Nasib Hi-Max

2 min read

Seakan terkena selesi alam, penjualan lesu yang dialami Daihatsu Hi-Max membua nasibnya berada di ujung tanduk. 

Drive and Hype – Mobil pick up mungil milik Daihatsu yakni Hi-Max seakan tak pernah terdengar kabarnya lagi. Pick up yang dibanderol dibawah Rp 100 jutaan itu ternyata sedang mengalami masa kritisnya karena angka penjualan yang lesu.

Mobil komersial yang meluncur pada tahun 2016 tersebut, menurut PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sedang berada di ujung tanduk. Selama meluncur 19 bulan (Oktober 2016 – April 2018), Hi-Max hanya mencapai angka penjualan 1.572 unit saja. Angka tersebut diakui PT ADM sangat jauh dari target yang ditentukan yakni sekitar 200-250 unit perbulan.

Pihak ADM pun menyadari kondisi ini merupakan sebuah seleksi alam dimana Hi-Max bisa dibilang kalah sang dengan Grand Max, saudara satu pabrikannya. Menurut ADM, masyarakat lebih memilih membeli Grand Max karena kapasitasnya yang lebih besar dengan harga yang tak jauh berbeda.

Sementara, ADM akan mengalihkan produksi Hi-Max ke Terios-Rush untuk mengakali lesunya penjualan Hi-Max yang tak kunjung memberi harapan. Namun selebihnya, PT ADM belum memiliki rencana lanjutan mengenai nasib Hi-Max untuk kedepanya dan juga tak bisa menjamin apakah Hi-Max akan terus diproduksi hingga tahun depan.

Load More Related Articles
Load More By Titis Wasilia
Load More In News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *