Home News Kemampuan Sumber Daya Listrik Mitsubishi Outlander PHEV, Dimanfaatkan PMI Perangi Pandemi Covid-19

Kemampuan Sumber Daya Listrik Mitsubishi Outlander PHEV, Dimanfaatkan PMI Perangi Pandemi Covid-19

5 min read

Dengan kemampuan mengisi daya listrik yang dimilikinya, Mitsubishi Outlander PHEV membantu PMI dalam program penyemprotan disinfektan di seputaran Jakarta.

Drive and Hype – Berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI), PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengirimkan unit Mitsubishi Outlander PHEV untuk membantu penyemprotan disinfekan di beberapa area di Jakarta. Kegiatan yang berlangsung sejak Maret 2020 lalu tersebut merupakan bentuk dukungan MMKSI memerangi pandemi virus Corona di Indonesia, sekaligus kelanjutan kolaborasi kedua belah pihak yang berkomitmen dalam penyediaan unit Outlander PHEV sebagai salah satu unit tanggap darurat.  

Di kegiatan ini, PMI memanfaatkan kemampuan discharging yang dimiliki Outlander PHEV untuk mengisi daya alat penyemprot disinfektan. Hasilnya, tim yang bertugas bisa memaksimalkan kerja alat penyemprot disinfektan yang butuh sumber tenaga listrik mobile. Setidaknya ada 30 titik per hari dikunjungi PMI. Unit Outlander PHEV akan terus bertugas mendukung program PMI selama pandemi Covid-19 di 5 (lima) area di Jakarta.

Kehadiran Mitsubishi Outlander PHEV ini sangat berguna dan mendukung aktivitas kami khususnya saat ini terkait penanganan Covid-19. Dengan keunggulan dimilikinya, kami mudah menggunakan kembali alat semprot dan meningkatkan efektivitas kegiatan di lapangan,” jelas Ridwan S. Carman, Kepala Sub Tanggap Darurat dan Pemulihan PMI Pusat.

Sebagai kendaraan ramah lingkungan dengan listrik sebagai tenaga utamanya, Mitsubishi Outlander PHEV merupakan kendaraan dengan berbagai keunggulan SUV dan 4WD. Karakter ini sangat membantu PMI beserta relawannya menjangkau area yang sulit dilalui dan minim pasokan tenaga listrik untuk menggerakkan berbagai peralatan kesehatan dan sanitasi.

Outlander PHEV dengan 5 kursi ini memberi nilai lebih bagi tim bertugas. Pasalnya, bagasi belakang yang luas dapat dimaksimalkan membawa peralatan yang dibutuhkan. Selain itu, kemampuan discharging yang dimiliki juga mencapai 1.500 Watt.Kemampuan ini tentunya sangat membantu dalam kondisi darurat sebagai sumber tenaga listrik.

Sejak diluncurkan di Indonesia pada 2019 lalu, model ini hadir mendukung Indonesia dalam upaya menciptakan lingkungan jauh lebih baik. Dengan berbagai teknologi dan keunggulan pada model ini, kami yakin banyak hal lain yang dapat diberikan, selain tentunya sebagai kendaraan ramah lingkungan,” ujar Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT MMKSI. 

Mitsubishi Outlander PHEV memberikan pasokan listrik untuk alat penyemprot disinfektan PMI

Guna memaksimalkan seluruh fiturnya, menurut Nakamura, pihaknya melakukan kolaborasi dengan PMI untuk menunjang seluruh kegiatan kemanusiaan di Indonesia. Salah satunya, penanganan Covid-19. “Ke depannya, kami akan terus mengeksplor kemampuan Outlander PHEV tidak hanya dalam aspek kemanusiaan dan lingkungan namun tentunya seluruh aspek kehidupan,” imbuh Nakamura.

Sebelumnya, pada 11 Desember 2019, MMKSI telah menandatangani nota kesepakatan dengan PMI untuk penyediaan unit Mitsubishi Outlander PHEV yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan kepalangmerahan. Dalam agenda tersebut MMKSI sepakat memberi bantuan ke PMI dalam bentuk peminjaman satu unit Mitsubishi Outlander PHEV sebagai salah satu kendaraan tanggap darurat.

Langkah MMKSI berkontribusi dalam bidang kemanusiaan ini sejalan semangat START NOW Project yang merupakan komitmen MMKSI untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *