Home Otomotif Modifikasi Kemenperin dan NMAA Gelar Webinar Pertama Bahas Sertifikasi dan Standarisasi Modifikasi

Kemenperin dan NMAA Gelar Webinar Pertama Bahas Sertifikasi dan Standarisasi Modifikasi

5 min read

NMAA, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, dan Tokopedia terus berkomitmen menjaga industri otomotif Indonesia di tengah pandemi dengan berkolaborasi memajukan pelaku dan pemain modifikasi Tanah Air.

Drive and Hype – Menyiasati kondisi pandemi COVID-19 yang tengah berlangsung hingga saat ini, National Modificator & Aftermarket Association bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia menggelar webinar untuk sosialisasi Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) yang beberapa waktu lalu telah disusun. Penyusunan RSKKNI tersebut melibatkan beberapa modifikator dalam negeri serta pelaku dunia otomotif Tanah Air yang diinisiasi penuh Kemenperin RI.

Dalam webinar atau seminar online otomotif yang pertama kali diadakan NMAA sebagai salah satu road to event Tokopedia Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 tersebut, melibatkan beberapa panelis kompeten di bidangnya. Di antaranya Putu Juli Ardika selaku Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Lalu ada David Kartono selaku AVP of Business Tokopedia sebagai sponsor utama Tokopedia IMX 2020.

Suasana seminar online otomotif bersama NMAA, KEMENPERIN RI dan TOKOPEDIA

Dari pelaku modifikasi, hadir Yomin Sugianto, founder Yoong Motor Group Indonesia, Wibowo Santosa dari Permaisuri Ban, Aris Harvenda selaku NMAA Steering Committee dan juga jurnalis otomotif, serta Andre Mulyadi sebagai NMAA Founder dan IMX Project Director.

Kegiatan webinar ini merupakan pertama kalinya kami lakukan dengan harapan dapat menjaga ekosistem dunia otomotif, khususnya industri aftermarket agar tetap bergeliat di tengah situasi yang membatasi kita sekarang. Terima kasih untuk para panelis yang berkenan memberi materi dan informasi bermanfaat ke ratusan peserta yang ikut acara ini,” ujar Andre Mulyadi.

RSKKNI

Kemenperin RI secara simultan terus mendukung tumbuhnya industri modifikasi kendaraan di dalam negeri. Sebab, industri ini dinilai mampu meningkatkan kreativitas, inovasi, serta memacu berkembangnya usaha sektor komponen kendaraan yang digarap sumber daya lokal.

Dengan NMAA, Kemenperin saat ini sedang mendorong industri modifikasi Indonesia agar bertaji di negeri sendiri. Hal tersebut juga sejalan visi NMAA dalam usahanya memajukan industri modifikasi dan aftermarket Tanah Air.

Industri modifikasi itu komunitasnya terus berkembang. Salah satu indikasinya (Indonesia Modification Expo 2019) di Balai Kartini tahun kemarin pengunjungnya sangat ramai. Apalagi saat ini generasi milenial sedang tumbuh dan dibarengi meningkatnya pendapatan per kapita penduduk secara nasional. Hal ini akan mendorong kegiatan penyaluran hobi seperti modifikasi dengan sangat positif,” ujar Putu Juli Ardika. 

Karena itu Kemenperin RI menginisiasi sertifikasi untuk para modifikator Indonesia. “Kita secara simultan memberi pelatihan dengan RSKKNI bidang modifikasi yang sedang disusun. Sehingga nantinya modifikator akan dapat tambahan ilmu yang akhirnya bisa mengembangkan komponen aftermarket lokal. Pada akhirnya konsumen pun puas karena tenaga kerja modifikator kita memiliki standarisasi kerja sama,” imbuh Putu.

Super Ecosystem

Dalam webinar tersebut, AVP of Business Tokopedia, David Kartono, memaparkan komitmen Tokopedia untuk terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem agar meningkatkan kolaborasi dengan mitra strategis. Terlebih terus berupaya memberi platform belanja daring lebih luas untuk masyarakat.

Meliputi pelaku industri modifikasi otomotif dalam penyaluran kreativitas, melalui karya modifikasi, dan barang aftermarket. Salah satu langkah konkretnya, Tokopedia menjadi main sponsor expo modifikasi dan automotive lifestyle terbesar di Indonesia, IMX 2020 mendatang.

Harapannya para pelaku industri modifikasi dan aftermarket dapat semakin maju dan berkembang bersama Tokopedia. “Tokopedia melihat antusiasme masyarakat terhadap kebutuhan otomotif meningkat berdasarkan peningkatan nilai transaksi penjualan kategori otomotif di Tokopedia dari 2018 ke 2019 yang mencapai 22 kali lipat. Sehingga melalui dukungan ini dapat mendorong pelaku modifikasi dan aftermarket berkontribusi terhadap perekonomian di era digital,” imbuh David.

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In Modifikasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *