Home News Kendati Namanya Mirip, Mitsubishi Pajero dan Pajero Sport Berbeda Sejarah, Segmentasi, dan Spesifikasinya

Kendati Namanya Mirip, Mitsubishi Pajero dan Pajero Sport Berbeda Sejarah, Segmentasi, dan Spesifikasinya

21 min read

Kendati memiliki nama yang mirip, namun sosok Mitsubishi Pajero dan Pajero Sport merupakan dua model yang berbeda secara sejarah, segmentasi, dan spesifikasinya. Keduanya saling mengisi dengan kelebihannya masing-masing.

Drivenhype – Nama Mitsubishi Pajero dan Pajero Sport tentu bukan hal asing bagi masyarakat Indonesia, keduanya popular sebagai model SUV tangguh, yang memiliki daya tahan dan performa tinggi hingga penampilan sangat memikat. Namun tidak banyak orang yang tahu bahwa dua model ini merupakan produk yang berbeda baik secara spesifikasi, segmentasi dan sejarahnya.

Model Mitsubishi Pajero Sport mewarisi DNA Mitsubishi Pajero, sebuah SUV mahakarya Mitsubishi Motors. Mitsubishi Pajero dikembangkan untuk menghadirkan nilai premium “all-around SUV dengan standar global” yang menggabungkan tampilan tangguh, kemampuan SUV di segala medan, teknologi canggih, fitur hiburan dan balutan gaya mewah perkotaan.

Kinerja off-road dan ketahanan Mitsubishi Pajero telah terbukti melalui ajang motorsport dan sekitar 40 tahun sejarah produksi. Di motorsport, Mitsubishi Pajero mendapatkan sorotan dunia dengan pencapaian 12 gelar, yang merupakan terbanyak hingga saat ini di ajang reli Dakar.

Untuk lebih mudah memahami perbedaan dari dua model tersebut berikut merupakan tabel perbandingan sederhana mengenai perbedaan Mitsubishi Pajero dan Mitsubishi Pajero Sport:

Item

Mitsubishi PAJERO

Mitsubishi PAJERO SPORT

Nama lain

MONTERO, SHOGUN

CHALLENGER, MONTERO SPORT, SHOGUN SPORT

Segmentasi

Big SUV

Medium SUV

Tahun peluncuran generasi pertama

1982

1996

Varian tipe bodi/ bentuk

Generasi pertama

Metal Top/Canvas top – 3 pintu dan 5 pintu

Generasi kedua

Metal Top /J top dan Midroof – 3-doors & 5-doors

Generasi ketiga

Bodi pendek 3 pintu, Bodi Panjang 5 pintu

Generasi keempat

Bodi pendek 3 pintu, Bodi Panjang 5 pintu

Generasi pertama

5 pintu dengan tipe 5 penumpang

Generasi kedua

5 pintu dengan tipe 7 penumpang

Generasi ketiga

5 pintu dengan tipe 7 penumpang

Ragam/ rentang kapasitas mesin1

Generasi pertama

2,000cc, 2,300cc diesel, 2,300cc diesel turbo, 3,000cc

Generasi kedua

2,400cc, 2,500cc diesel turbo, 3,000cc, 2,800cc diesel turbo, 3,500cc

Generasi ketiga

3,000cc, 3,200cc diesel turbo, 3,500cc, 3,800cc

Generasi keempat

3,000cc, 3,200cc diesel turbo, 3,800cc,

Generasi pertama

2,500cc diesel turbo, 2,800cc diesel turbo, 3,000cc, 3,500cc

Generasi kedua

2,400cc, 2,500 diesel turbo, 3,000cc, 3,200 diesel turbo, 3,500cc

Generasi ketiga

3,000cc, 2,400cc diesel turbo, 2,500cc diesel turbo

Ragam transmisi

5-speed AT, 4-speed MT

5-speed MT, 6-speed MT, 5-speed semi-AT, 4-speed AT, 5-speed AT

Penggerak roda

4WD

(generasi pertama hingga generasi keempat)

2WD, 4WD

(generasi pertama hingga generasi ketiga)

Lokasi produksi saat ini

Jepang

(PAJERO Manufacturing Co., Ltd.)

Thailand, Indonesia, Rusia, Bangladesh

*spesifikasi setiap negara/ pasar mungkin berbeda

Meski berbagi DNA tangguh dengan daya tahan dan performa yang tinggi, Mitsubishi Pajero dan Mitsubishi Pajero Sport merupakan dua model/produk dengan spesifikasi dan segmen berbeda. Hampir seluruh varian Mitsubishi Pajero Sport yang dipasarkan di Indonesia diproduksi di fasilitas perakitan MMKI setelah sebelumnya diimpor dari Thailand.

Sejak diluncurkan pada 2009 hingga saat ini, penerimaan masyarakat terhadap Mitsubishi Pajero Sport di Indonesia sangat baik dengan populasi mencapai 160.000 unit dengan rata-rata pangsa pasar lebih dari 40%. Tidak hanya itu, selama kurang lebih 11 tahun hadir di Indonesia Mitsubishi Pajero Sport juga telah menerima total 40 penghargaan dari media dan institusi terkemuka.

“Mitsubishi Pajero Sport menjadi kendaraan tangguh andalan keluarga Indonesia yang ingin terus bereksplorasi tanpa batas. Konsumen tidak perlu khawatir dengan kelangsungan model Pajero Sport, serta ketersediaan layanan penjualan hingga purna jualnya di Indonesia,” ungkap Naoya Nakamura, Presiden Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). 

MITSUBISHI PAJERO

Pada tahun 1980-an Mitsubishi Motors Corporation (MMC) menjadi kekuatan pendorong di belakang boomingnya kendaraan rekreasi dengan model PAJERO 4WD yang penuh fitur dan impresi berkendara sedan, minivan Mitsubishi Delica Star Wagon 4WD dan pickup Mitsubishi Forte 4WD. Dengan melihat pasar yang tumbuh MMC memperkenalkan sejumlah model canggih berbasis 4WD, termasuk Chariot tiga baris, sebuah pelopor pada segmen minivan, dan Galant, yang merupakan sedan full-time 4WD.

Mitsubishi Pajero
  • Generasi Pertama (1982)

MMC tidak dapat mengekspor Jeep Mitsubishi ke pasar 4WD berfitur lengkap ke luar negeri karena perjanjian lisensi dengan “Willys” pada saat pesaing mereka memperluas pangsa pasar di Jepang. Sementara itu, ramalannya permintaan mobil 4WD akan tumbuh sesuai kebutuhan masyarakat dunia.

Kebutuhan kendaraan yang bisa dipergunakan saat waktu luang di berbagai medan terus bertumbuh. Tren ini mendorong perusahaan mengembangkan teknologi penggerak 4WD-nya secara mandiri. Hasilnya, lahirlah penggerak 4WD berfitur lengkap, Mitsubishi Pajero (Montero, Shogun) yang padat dengan kekhasan Mitsubishi.

Nama Mitsubishi Pajero diambil dari “Leopardus Pajeros” atau “Kucing Pampus” yang mendiami dataran tinggi Patagonia di ujung selatan Amerika Selatan, serta mencerminkan keinginan MMC untuk menghadirkan sebuah mobil dengan harmoni antara “rasa liar” dan ” Kecantikan”.

Pajero generasi pertama, mendapatkan penerimaan yang baik ketika ditampilkan sebagai mobil konsep di Tokyo Motor Show 1979, dan pada 1982 varian berbahan logam dan kanvas bodi pendek 3-pintu dihadirkan ke pasar. Varian dengan bodi panjang ditambahkan pada Juli 1983. Lini tersebut diikuti model dengan transmisi otomatis Mitsubishi sendiri pada 1985. Sedangkan bensin V6 dan mesin diesel turbo intercooled ditambahkan pada 1988.

Sementara itu, basis disempurnakan penggantian suspensi belakang tipe daun. Dengan tipe 3-link berpengaturan kumparan memberikan polesan lebih pada karakteristik khas Pajero dengan performa luar biasa di semua medan, juga memberikan pengendalian layaknya mobil penumpang.

Pajero memenangkan kelas “Unmodified 4WD Production” di reli Paris-Dakar yang dikenal sebagai ajang motorsport terberat di dunia, pada percobaan pertamanya di tahun 1983. Pajero memenangkan “The First Overall Victory” pada 1985 dan meraih kemenangan 12 kali setelahnya. Karena telah menjadi penggerak utama kebangkitan dan pertumbuhan booming mobil rekreasi dan 4WD serta membangun posisi solid, hingga saat ini Pajero populer dalam kategori SUV/4WD.

  • Generasi Kedua (1991)

Generasi kedua Mitsubishi PAJERO diluncurkan pada Januari 1991 setelah perubahan model penuh dalam sembilan tahun. PAJERO generasi pertama telah menikmati kepopuleran yang luas baik di Jepang dan pasar lain sebagai kendaraan 4WD berfitur lengkap dengan performa di semua medan dan juga mengintegrasikan fitur yang cocok untuk penggunaan perkotaan khas sebuah mobil penumpang.

Pajero ditawarkan dalam empat tipe bodi: atap logam, atap tengah, atap kick-up dan J-top, untuk mengakomodir beragam kebutuhan pengguna dan peningkatan signifikan dalam kinerja, kenyamanan dan keamanan. Mobil ini dilengkapi mesin 3.0L V6 dan 2.5L intercooled diesel turbo yang dikawinkan transmisi manual 5-percepatan atau transmisi otomatis 4-percepatan.

Dalam hal komponen fungsional, Pajero melihat pengenalan fitur Super Select 4WD pertama di dunia yang memberikan manfaat 4WD penuh dan paruh waktu yang memungkinkan pengemudi untuk beralih antara mode 2WD dan 4WD saat beraktivitas. dengan kecepatan di bawah 100 km/jam.

Sistem ini bergabung dengan Multi-mode ABS yang merespon semua mode 4WD Super Select. Pada bulan Juli 1993, mesin 3.5L V6 dan 2.8L intercooled diesel turbo baru ditambahkan ke lini. Pada Mei 1997, model “Pajero Wide” dilengkapi lengkungan roda dan mesin baru efisiensi tinggi 3.5L V6 GDI bergabung ke dalam lini.

Pada September tahun itu, perusahaan memperkenalkan “Pajero Evolution” sebagai tanggapan terhadap perubahan persyaratan masuk untuk Paris-Dakar Rally. Didukung mesin 3.5L V6 GDI MIVEC berperforma tinggi, dengan bodi lebih solid namun ringan, lebih lebar dengan penggunaan over fender dan suspensi serba independen, “Pajero Evolution” menggabungkan kemampuan di semua medan dengan kenyamanan di jalan.

  • Generasi Ketiga (1999)

Dalam perubahan model penuh, Pajero mengalami perubahan evolusi signifikan saat bermetamorfosis menjadi manifestasi generasi ketiga pada September 1999. Perubahan besar mencakup penggantian konstruksi rangka dan bodi yang sebelumnya terpisah dengan konstruksi monocoque yang sangat kuat, di mana rangka merupakan bagian integral bagian dari cangkang bodi.

Panjang keseluruhan, lebar dan jarak sumbu roda juga bertambah. Penurunan berat dan peningkatan kekakuan menghasilkan kendali dan stabilitas sangat baik serta kenyamanan berkendara. Mesin 3.5L V6 GDI dan mesin diesel baru 3.2L Di-D diesel direct-injection ditambahkan kedalam lini, memberikan daya keluaran tinggi, menghasilkan torsi tinggi serta mengembalikan konsumsi bahan bakar yang sangat baik.

Sistem Super Select 4WD, yang menggabungkan manfaat dari 4WD paruh waktu dan penuh, telah berevolusi menjadi SS4-II dengan drive mode selector elektrik untuk membawa peningkatan besar dalam nuansa operasional. Suspensi serba independen dengan double-wishbone koil di depan dan dengan pengaturan multi-link di belakang, bekerja bersama dengan wheelbase dan stroke suspensi lebih panjang membawa peningkatan signifikan dalam stabilitas di kecepatan tinggi dan keunggulan performa Pajero di semua medan.

Gayanya menimbulkan desain bemper depan organik yang menonjol ke depan seperti bentuk rahang kucing liar, memberikan kesan pada saat diam, sebelum dan saat ketika ia mendorong kuat dan melompat kearah mangsa sebagai motifnya.

  • Generasi keempat (2006)

MMC meluncurkan Mitsubishi Pajero generasi keempat pada 2006. Saat itu Mitsubishi Pajero terjual lebih dari 2,5 juta unit di lebih dari 170 negara di dunia. Pajero membangun reputasi kuat di antara para pelanggan sebagai SUV serbaguna yang memberi performa off-road dan berbagai medan dengan performa jelajah berkecepatan tinggi dan kenyamanan sebuah sedan.

Dalam masa pengembangan, Pajero generasi keempat menjalani serangkaian program pengujian dengan kondisi paling keras yang dibayangkan. Ini termasuk pengujian simulasi kompatibilitas ketinggian 2.500 m di Pegunungan Alpen Eropa, suhu minus 40 derajat di Eropa Utara, termasuk dikemudikan off-road di gurun Afrika dan kondisi pedalaman Australia.

Meningkatkan kemampuan off-road dan daya tahan lebih jauh, Pajero generasi Ke-4 mendapat manfaat teknologi dan pengetahuan dari reli Dakar, reli ketahanan paling melelahkan di dunia. Pajero generasi ke-4 mempertahankan suspensi serba independen dan Super Select 4WD-II (SS4-II) driveline yang diperkenalkan pada model generasi ke-3 untuk performa maksimal di segala medan.

Teknologi baru yang membedakan Pajero generasi ke-4 meliputi sistem Active Stability & Traction Control (ASTC) yang disempurnakan, sebuah sistem yang memungkinkan mengakomodasi pemasangan differential lock belakang baru, kap mesin aluminium lebih ringan, penyambung bodi lebih kaku dan penggunaan lebih banyak lapisan pelat baja untuk peningkatan daya tahan dan keandalan. Sebuah sistem suara baru dan interior berkelas khas perkotaan juga berkontribusi menjadikan Pajero generasi ke-4 sebagai SUV premium berstandar global. 

MITSUBISHI PAJERO SPORT

  • Generasi Pertama (1996)

Generasi pertama Mitsubishi Pajero Sport dikenal dengan Mitsubishi Challenger yang dirilis pada 1996. Saat itu, generasi awal memiliki desain yang cenderung kotak dengan postur gagah. Pada awalnya, Mitsubishi Challenger dipasarkan untuk pasar domestik Jepang. Namun penerimaan positif membuat setahun kemudian mobil tersebut diekspor ke beberapa negara.

Mitsubishi Pajero Sport

Kegiatan ekspor ini membuat Mitsubishi Challenger dikenal dengan nama berbeda di setiap negara, seperti Mitsubishi Pajero Sport (Eropa), Montero Sport (Amerika dan sekitarnya), Shogun Sport (Inggris) dan Strada G-Wagon (Thailand). Seiring perkembangannya, mobil ini tidak hanya dirakit di Jepang tapi juga di Tiongkok pada 2003 dan Brazil pada 2006.

  • Generasi Kedua (2008)

Mitsubishi Pajero Sport generasi kedua memiliki konsep kendaraan All Round Family Sport Utility Vehicle (SUV) yang tangguh di segala medan, namun nyaman menemani aktivitas perkotaan. Mitsubishi Pajero Sport generasi kedua ini juga pertama kali masuk ke Indonesia pada 2009.

Saat itu, Mitsubishi Pajero Sport dilengkapi mesin 2.5L DOHC Commonrail Turbocharged and Intercooled, 4 Cylinder In-line (4D56) bertenaga maksimum 136 ps dan torsi maksimum 324 Nm. Dua tahun berselang, Mitsubishi Motors memberi Variable Geometry Turbo (VGT) pada mesin 2.5-liter DI-D Commonrail ini sehingga lebih bertenaga namun tetap efisien bahan bakar.

Pada 2013, Mitsubishi Pajero Sport mendapat penyegaran eksterior dan interior. Penyegaran ini membuat Mitsubishi Pajero Sport semakin sporty, dinamis, dan agresif. Memasuki 2014, Mitsubishi Motors kembali menambah varian Mitsubishi Pajero Sport V6 dengan mesin bensin V6 MIVEC 3.0L 220 PS yang memberikan tenaga yang besar, suara yang halus serta emisi gas buang yang rendah.

  • Generasi Ketiga (2015)

MMC memperkenalkan Mitsubishi Pajero Sport generasi ketiga pertama kali di Thailand pada 2015. Pada awal 2016, MMC perkenalkan Mitsubishi Pajero Sport generasi ketiga ke pasar Indonesia dengan tampilan baru dan lebih modern. Desain eksteriornya didominasi garis tajam ala Dynamic Shield khas Mitsubishi di bagian depan.

Dapur pacu dilengkapi mesin baru 4N15 2,4L MIVEC bertenaga maksimal 181 PS dan torsi maksimal 430 Nm. Mitsubishi Pajero Sport generasi terbaru ini dilengkapi transmisi baru, otomatis 8-percepatan, dengan perpindahan gigi lebih halus dan efisiensi bahan bakar lebih baik.

Sektor kaki-kaki juga mendapat penyempurnaan, sehingga lebih nyaman dikendarai dan semakin mudah dikendarai di berbagai medan. Pada tahun 2019 lalu MMC memperkenalkan penyegaran untuk Mitsubishi Pajero Sport generasi ketiga di Thailand.

Sejak diluncurkan 2009 hingga hari ini, penerimaan masyarakat akan Mitsubishi Pajero Sport di Indonesia sangat baik dengan populasi mencapai 160.000 unit. Tidak hanya itu, selama kurang lebih 11 tahun hadir di Indonesia Mitsubishi Pajero Sport telah menerima total 40 penghargaan dari media serta publik di Indonesia.

Keseluruhan penghargaan ini menjadi bukti Mitsubishi Pajero Sport menjadi kendaraan andalan bagi keluarga Indonesia untuk terus bereksplorasi dengan performa tangguh tanpa batas.

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *