Home News Kiat Jitu Hadapi Gejala Aquaplaning di Saat Hujan Deras

Kiat Jitu Hadapi Gejala Aquaplaning di Saat Hujan Deras

4 min read

Drivenhype – Daihatsu bersama GT Radial kembali selenggarakan acara bertajuk Ngobrol Asik dengan konsep talkshow yang edukatif dan dapat dinikmati Sahabat Daihatsu di seluruh Indonesia. Kali ini, Daihatsu membahas seputar tips teknik berkendara dalam mengantisipasi berbagai kondisi, khususnya saat musim penghujan dan menghadapi kondisi Aquaplaning. Acara ini ditayangkan langsung melalui kanal Instagram Live di @daihatsuind pada Sabtu (14/11/2020).

Senior Instructor dari SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia) Sony Susmana mengatakan, salah satu tips berkendara secara aman saat memasuki musim penghujan, salah satunya adalah dalam menghadapi kondisi aquaplaning, dimana ban kehilangan traksi saat melewati genangan air dalam kecepatan tinggi dan memberikan efek mobil serasa melayang di atas air bagi pengendaranya. Aquaplaning merupakan penyebab kecelakaan saat hujan, karena pengemudi salah mengatisipasi kondisi ini.

Ketika berkendara saat turun hujan, yang harus dilakukan adalah mengurangi kecepatan, pindah ke lajur lambat, dan amati kondisi sekitar. Kalau pandangannya kurang, bantu dengan menyalakan lampu utama. Jangan nyalakan lampu Hazard saat hujan, karena akan membuat pengemudi belakang menjadi bingung. Saat lewati genangan air, antisipasinya angkat kaki dari pedal gas, tahan kemudi ke arah depan dan jangan lakukan pengereman agar laju mobil tetap lurus dan tidak mengalami selip,” ujar Sony. 

Ia juga menjelaskan, apabila terjadi kondisi selip, Sahabat dapat coba merasakan kondisi selip terjadi pada roda bagian depan atau roda belakang. Apabila selipnya berasal dari roda depan (understeer) dan mobil mengarah kekiri atau kanan, Segera lawan steer secara halus ke arah tujuan, untuk meminimalisir gejala understeer.

Namun, bila selip terjadi pada roda belakang alias oversteer, segera putar steer sesuai dengan arah mobil tersebut dan jangan melakukan banting steer agar mobil berputar pada porosnya. Namun yang perlu tetap diingat, tingkat keberhasilannya sangat ditentukan bergantung pada kondisi.

Senada dengan Sony, Zulpata dari GT Radial menjelaskan, ban merupakan faktor terpenting dalam menghadapi kondisi aquaplaning. Walaupun ban sudah melewati berbagai uji pengetesan, termasuk diperuntukkan untuk kondisi jalan yang basah, namun pengemudi tetap harus mengecek kondisi ban saat menghadapi musim hujan.

Ulir atau pola kembangan pada ban adalah tempat mengalirnya air saat melewati genangan air. Jika ban tidak ada kembangannya atau sudah botak, maka resiko selip menjadi lebih besar. Walaupun ban tidak ada masa kadaluarsa, ban harus tetap dirawat agar tetap awet dan tidak cepat botak dengan memperhatikan selalu tekanan anginnya,” ujar Zulpata.

Bagi Sahabat yang belum sempat nonton sharing tentang Tips Berkendara Saat Hujan, bisa menyaksikannya langsung lebih lengkap di Instagram Daihatsu @daihatsuind pada channel IGTV.

“Kami berharap, melalui sharing tips ini, Sahabat dapat tetap beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman ketika dalam kondisi hujan. Sahabat juga dapat memastikan kendaraannya agar selalu dalam kondisi prima dengan melakukan service rutin di bengkel resmi Daihatsu terdekat,” ujar Elvina Afny, CSVC (Customer Satisfaction & Value Chain) Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *