Home News Kiat Suzuki Hindari Mobil Terbakar, Kuncinya: Perawatan Teratur dan Jangan Modifikasi Sembarangan

Kiat Suzuki Hindari Mobil Terbakar, Kuncinya: Perawatan Teratur dan Jangan Modifikasi Sembarangan

5 min read

Penyebab mobil terbakar ada karena beberapa sebab. Paling terbesar, akibat hubungan pendek arus listrik. Berikut tips pencegahannya.

Drivenhype – Walapun masih jarang terjadi, pemilik kendaraan waspada akan kejadian mobil terbakar saat dipakai. Banyak asumsi pemicu terbakarnya mobil. Salah satunya akibat hubungan pendek arus listrik. Suzuki Indonesia punya beberapa informasi penyebab mobil tiba-tiba terbakar serta tips pencegahannya.

Semua sistem kendaraan sudah didesain dan dilakukan uji coba sisi kenyamanan, keselamatan, tenaga, dan kecepatan sesuai jenis kendaraan. Pemasangan/penempatan dan kapasitas komponen kelistrikan didesain khusus agar saat terjadi kegagalan sistem kelistrikan, tidak terjadi hubungan pendek arus listrik yang menyebabkan mobil terbakar.

Menurut Riecky Patrayudha, selaku 4W, 2W & Marine Service Director, dari PT Suzuki Indomobil Sales, ada beberapa kiat pencegah potensi mobil terbakar akibat kelalaian pengguna, di antaranya: 

Selalu cek ruang mesin kendaraan

Terkadang saat kita sedang melakukan pembersihan mesin mobil, kain lap atau material lain tertinggal atau jatuh ke arah knalpot. Hal ini berbahaya karena berpotensi menimbulkan kebakaran. Selalu cek ruang mesin secara teliti apakah ada barang mudah terbakar tertinggal sebelum menutup kap mesin. 

Pastikan tutup oli terpasang rapat

Kebakaran bisa juga akibat kebocoran oli karena tutup oli tidak terpasang benar. Hal ini disebabkan karena saat mesin hidup, cipratan oil keluar dari lubang pengisian oli berpotensi menetes ke knalpot yang panas dan mengubah percikan oli tersebut menjadi api. 

Hati–hati instalasi kabel dan konektor listrik aksesori tambahan

Saat memasang aksesori kelistrikan, dianjurkan menggunakan sekring pengaman, karena bila tidak dihiraukan, kabel berpotensi meleleh dan menyebabkan mobil terbakar. Selain itu, sekring terpasang jauh dari sumber listrik (baterai) dan terminal konektor longgar dapat mengakibatkan panas berlebih dan menimbulkan percikan api.

Apabila ingin mengubah sistem audio, kami sarankan datang ke diler resmi Suzuki dan menggunakan Suzuki Genuine Accessories, karena produk yang dipilih untuk aplikasi pasti sesuai standar.

Hindari penggantian headlamp atau foglamp dengan daya watt besar

Sangat tidak dianjurkan mengganti bohlam headlamp atau foglamp dengan watt lebih besar atau menggunakan produk aftermarket tidak resmi dari Suzuki. Kapasitas watt lebih besar dari standar menyebabkan baterai/aki terkuras dan berpotensi mengakibatkan panas yang mengakibatkan kebakaran. 

Pastikan menempatkan mobil jauh dari bahan mudah terbakar

Hindari menempatkan mobil saat mesin hidup di dekat benda yang mudah terbakar, seperti ranting, sampah, kertas, dan plastik. Apabila benda-benda tersebut menempel ke knalpot, kendaraan dapat berpotensi terbakar tiba-tiba. 

Tidak meninggalkan powerbank yang masih terpasang di soket pengisian

Hindari pengisian daya powerbank melalui soket mobil jika mobil akan ditinggalkan dalam waktu lama. Pengisian daya powerbank yang terpasang di soket, menyebabkan korseleting pada baterai dan berpotensi meledak. 

Hati-hati saat menyimpan korek api di kabin kendaraan

Tanpa disadari, terkadang kita membawa korek api gas dan menyimpannya di kabin kendaraan seperti di dasbor atau laci. Apabila terjadi guncangan atau suhu di kabin kendaraan panas, korek api menjadi mudah meledak.

Untuk memastikan mobil Suzuki Anda tetap prima dan tidak mengalami kendala dalam hal kelistrikan, hubungi Halo Suzuki di 0800-1100-800 untuk Home Service, Pick Up Service, dan Suzuki Emergency Roadside Assistance (SERA).

Selain itu, terdapat juga aplikasi MySuzuki dan website www.suzuki.co.id untuk keperluan belanja online suku cadang kendaraan, serta website Auto Value www.autovalue.co.id untuk mencari mobil bekas berkualitas atau tukar tambah mobil Suzuki secara online. Semua layanan tersebut dipastikan telah memenuhi standar langkah pencegahan Covid-19.

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *