Home Otomotif Tips & Trick Merawat Kaca Mobil

Merawat Kaca Mobil

8 min read

Langkah penting untuk membuat pandangan dari dalam kabin menjadi lebih baik.

Kaca memegang fungsi penting pada mobil. Di depan (windshield/windscreen), dia berfungsi melindungi penghuni kabin dari ancaman debu, batu, air, atau apa pun yang dapat menerjang ke dalam kabin. Kaca depan juga berfungsi sebagai salah satu unsur aerodinamika. Lebih dari itu, kaca berfungsi sebagai median dan alat keselamatan pasif jika terjadi tabrakan. Sementara itu, kaca yang berada di samping dan belakang memiliki fungsi serupa yang tak kalah penting.

Sayangnya, kaca kerap luput dari perhatian penuh dari pemilik mobil untuk merawatnya. Banyak pemilik mobil yang lebih memperhatikan tampilan bodi atau interior. Kaca depan, bila kurang perawatan, permukaannya bakal dipenuhi debu, dan jika dibiarkan menumpuk akan mengkristal. Kondisi ini diperparah oleh polutan knalpot mobil lain yang notabene mengandung minyak, sehingga mempercepat proses kaca menjadi buram.

Kondisi ini membuat terpaan air hujan pada permukaan kaca tak langsung meluncur ke bawah, lantaran kotoran yang melekat telah membentuk jaringan yang mampu menahan air. Meski wiper dihidupkan, tak akan mampu mengenyahkan noktah tersebut. Dampaknya adalah cahaya lampu yang datang dari depan akan berpendar menyilaukan, sehingga kita tidak bisa secara cermat memandang ke depan untuk mengamati jalan.

Atas dasar pemikiran di atas, membersihkan kaca menjadi bagian yang sangat penting dalam perawatan kendaraan. Untuk memudahkan Anda merawat kaca, simak tips membersihkan kaca mobil di halaman berikut.

Memilih Pembersih Kaca
Ada banyak pembersih yang bisa digunakan, mulai pembersih yang mengandung ammonia hingga formula pencegah bercak, bahkan ada yang hanya menggunakan air. Apa pun jenis pembersih digunakan, prinsipnya sama saja, yakni membersihkan, menge­ringkan, dan memoles.

Meski demikian, pembersih kaca yang mengandung ammonia kerap membahayakan permukaan interior mobil yang terbuat dari vinyl, karet, atau kulit. Lagi pula, pembersih dengan ammonia hanya cocok digunakan di kaca mobil polos tanpa kaca film.Selain itu, penggunaan pembersih berbasis ammonia juga dapat membahayakan kesehatan Anda, terutama jika Anda membersihkan kaca dari dalam mobil. Sebagai gantinya, carilah pembersih yang mengandung citric acid dan alkohol.

Banyak praktisi salon mobil yang menggunakan air bersih saja untuk membersihkan kaca, dan mengeringkannya dengan memakai kertas koran. Mereka memilih menggunakan kertas koran karena tak seperti tissue atau lap katun, koran tidak mening­galkan sisa-sisa benang/kertas di kaca. Kertas koran tersebut dapat pula Anda celupkan ke dalam air perasan jeruk nipis.

Mengentaskan Pasir dan Debu
Musuh terbesar kaca adalah pasir. Agar kaca tidak tergores, bersihkan sesering mungkin lis karet penyangga kaca pada pintu. Jika kaca tertutup debu tebal, jangan sekali-kali mengaktifkan washer. Air yang bercampur debu akan menjadi lumpur, sehingga berpotensi membuat kaca tergores halus. Sebaiknya, gunakan kemoceng (bulu ayam) untuk menghalau debu. Anda juga dapat menggunakan lap microfiber yang halus bagaikan sutera. Lap ini mampu menarik debu, noda, sisa minyak, dan garam seperti magnet. Namun, sebaiknya gunakan dahulu kemoceng.

Untuk kaca spion berpemanas (anti-embun) dan kaca spion dalam anti silau, gunakan sampo pembersih yang tidak mengandung deterjen dan asam. Sebab, sampo jenis tersebut bisa membuat kaca menjadi keku­ningan. Kalau sudah begini, kemampuan spion menghalau embun dan silau akan menurun. Adapun cara untuk mencegah debu menempel di kaca spion adalah dengan menggosokkan wax (pasta pengilap mobil) pada bidang cembung spion. Namun, jangan lakukan ini pada kaca depan, samping, atau belakang karena ada perbedaan material dan konstruksi pada masing-masing kaca.

Rawat Sesuai Musim
Di musim panas, debu dan asap knalpot mempercepat kaca menjadi buram. Suhu yang panas juga membuat karet wiper getas. Solusinya, di musim panas, hindari menambahkan sampo pembersih kaca pada reservoir wiper, sebab busa sampo yang akan cepat mengering berpotensi menimbulkan kerak saat washer dihidupkan. Sedangkan di musim hujan, musuh utama kaca adalah bercak air. Di musim ini, Anda boleh menambahkan cairan sampo ke dalam reservoir wiper. Tetapi, ingat, aktifkan washer setelah kaca terbasuh air hujan, bukan sebaliknya.

Membersihkan bercak
Kaca dapat saja dikontaminasi oleh bercak air hujan karena air tersebut mengandung kalsium, metal, dan mineral lain yang berasal dari sungai, danau, atau laut. Bercak ini jika menempel cukup lama, akan sulit dibersihkan dengan pembersih kaca ataupun air. Jika bercak airnya tidak terlalu kentara, maka cukup campurkan vinegar dengan perbandingan 2:1 dengan air. Sedangkan untuk bercak yang keras, gunakan vinegar saja. Penggunaan vinegar ini tidak akan merusak mobil, karena tergolong asam yang sangat lembut. Jika bercak air tersebut dibiarkan hingga dua minggu, maka dapat merusak kaca mobil Anda.

Membersihkan kaca film
Lapisan kaca film biasanya terbuat dari plastik mylar. Mylar sangat rentan dengan goresan dan ammonia. Untuk membersih­­kan kaca berlapis film, gunakan pembersih kaca yang lembut dengan campuran air. Hindari cleaner yang mengandung soda dan sampo. Jika kaca film tersiram cairan bersoda, maka fitur penahan panas yang terdiri dari beberapa lapisan ini akan terkelupas. Untuk amannya, basuh dengan air bersih kemudian lap dengan chamois.

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In Tips & Trick

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *