Home News Nissan Tama 1947, Kendaraan Listrik Asal Mula Nissan Leaf

Nissan Tama 1947, Kendaraan Listrik Asal Mula Nissan Leaf

5 min read

Tak banyak orang mengetahui bahwa sejarah kendaraan listrik Nissan sebenarnya sudah dimulai lebih dari 7 dekade yang lalu. Teknologi yang diterapkan pada masanya tersebut sudah inovatif dan inspiratif untuk beberapa puluh tahun ke depan.

Drive and Hype – Banyak orang hanya mengetahui, era mobil listrik bagi Nissan dimulai ketika Nissan Leaf sekitar tahun 2010 muncul. Kendaraan elektrifikasi Nissan tersebut mendapat respon positif cukup antusias dari dunia otomotif. Namun tren mobil listrik yang tiga tahun belakangan ini makin menggejala, ternyata sudah dimulai Nissan sejak lebih dari 7 dekade lalu.

Sekitar tahun 1947, dua tahun usai Perang Dunia II, Jepang yang mengalami kelangkaan minyak bumi, barang kebutuhan dan makanan sehari-hari, malah justru surplus di stok persediaan tenaga listrik. Pasalnya, peralatan listrik rumah tangga dan penggunaan massal listrik saat itu masih minim dan cadangan tenaga listrik cukup berlebih.

foto: nissan-global.com

Melihat sumber energi listrik bakal mubazir tak terpakai, lantas hal ini menggerakkan para teknisi otomotif saat itu memanfaatkan situasi tersebut dengan menyalurkan kreativitas dan membuat kendaraan listrik pertama dari Nissan.

Proyek ini berupa sebuah prototipe kendaraan listrik 2-seater dengan kapasitas maksimum 500kg. Prototipe ini dipasang mesin berdaya 4,5 hp dan desain bodi unik. Model ini oleh pihak Nissan dinamakan ‘TAMA’. Nama tersebut dipilih berdasarkan nama lokasi pabrik tersebut berada.

Adalah perusahaan berlabel Tokyo Electro Automobile Co. yang awal membuat versi perdana Tama. Dalam perkembangannya, perusahaan ini kemudian berganti nama menjadi Prince Motor Ltd, yang akhirnya bergabung dengan Nissan. Tama memiliki kode model E4S-47 I, di mana kode E untuk ‘electric’, 4S bermakna sedan 4 penumpang, dan 47 merupakan tahun produksinya.

Posisi baterai yang ditempatkan di bawah kabin, foto: nissan-global.com

Untuk sebuah kendaraan listrik di jamannya, kehadiran Nissan Tama menyodorkan inovasi kreatif dari ide yang ditawarkan. Salah satu contohnya, ruang penyimpanan baterai yang diposisikan di bagian bawah dek kabin Tama. Kompartemen baterai ini mempermudah akses keluar-masuk baterai dan saat proses pengecasan.

Selama uji coba mobil listrik pertama yang diadakan Menteri Perdagangan dan Industri Jepang pada Maret 1948, Tama sukses menempati posisi teratas untuk performanya tersebut. Hasil uji coba menunjukkan, Tama mampu meraih kecepatan 35 kpj dengan jarak tempuh terjauh sampai 96,3 km.

Interior simpel Nissan TAMA, foto: nissan-global.com

Tama menggunakan baterai berspesifikasi Lead Acid 40V berkapasitas 162 Ah untuk menggerakkan motor listrik 36 Volt. Motor listrik ini mampu menyemburkan daya hingga 4,5 dk. Menurut klaim Nissan saat itu, dengan sekali pengisian baterai hingga penuh, Tama diklaim mampu menempuh jarak hingga 65 km.

Selain diproduksi untuk kendaraan penumpang, Tama juga dibikin versi pickup-nya bermesin bensin. Pada foto di artikel ini, merupakan Tama hasil restorasi yang dikembalikan ke orisinal saat awal muncul. Karena efisiensi tinggi yang dihasilkannya, Nissan Tama ini juga pernah dijadikan unit taksi sekitar tahun 1951.

Foto: nissan-global.com

Sekarang, unit restorasi ini bisa ditemui di deretan mobil koleksi Nissan Heritage Collection di Jepang. Nissan Tama merupakan ‘ruh’nya atas kehadiran model Nissan Leaf yang menjadi ikon keberhasilan Nissan di dunia kendaraan elektrifikasi.

Para teknisi membuktikan semangat mereka menghadapi tantangan dengan penuh keberanian untuk membangun kendaraan baru dengan menggunakan sumber daya terbatas, merangkum DNA Nissan yang penuh berani dan disruptif.

 

 

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *