Home Otomotif Modifikasi Pacu Kreativitas dan Inovasi, Kemenperin Dukung Industri Modifikasi Kendaraan

Pacu Kreativitas dan Inovasi, Kemenperin Dukung Industri Modifikasi Kendaraan

4 min read

Industri modifikasi di Tanah Air yang terus  bertumbuh dan menunjukkan jati dirinya yang semakin prospektif, membuat Kementerian Perindustrian terus mendukung segala upaya dalam akselerasi yang memicu kreativitas dan inovasi. Perhelatan IMX menjadi salah satu bukti nyatanya.

Drive and Hype – Kementerian Perindustrian terus mendukung tumbuhnya industri modifikasi kendaraan di dalam negeri. Sebab, industri ini dinilai mampu meningkatkan kreativitas dan inovasi khususnya bagi generasi muda, serta memacu berkembangnya usaha sektor komponen kendaraan yang berbasis skala industri kecil dan menengah (IKM).

“Para modifikator otomotif yang dapat dikategorikan sebagai bagian dari jasa industri ini tentunya butuh ide, kreasi, skill, pengetahuan dan inovasi dalam melakukan nilai tambah bagi otomotif itu sendiri,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada pembukaan Indonesia Modification Expo (IMX) 2019 di Jakarta, Sabtu (28/9).

 

Ketika meninjau para peserta pameran IMX 2019, Menperin cukup antusias melihat berbagai hasil karya modifikasi kendaraan yang datang dari tangan kreatif anak bangsa. “Kami mengapresiasi anak-anak muda, yang baru tingkat SMA sudah mampu membuat desain modifikasi beragam fungsi untuk Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes), seperti aplikasi pemadam kebakaran, rescue, dan semen mix,” ujar Menperin.

Menperin menilai, bisnis industri modifikasi masih prospektif karena di pasar global banyak yang meminati, antara lain di Jerman dan Amerika Serikat. Sedangkan, di Indonesia, didukung kinerja sektor industri otomotif di Tanah Air yang semakin menggeliat. Apalagi, industri otomotif merupakan satu dari lima sektor manufaktur yang meraih prioritas pengembangan memasuki era industri 4.0 sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Kita lihat dari sisi produksi dan penjualan otomotif nasional. Sejak 2013 sampai 2018 telah mencapai rata-rata di atas 1,2 juta unit per tahun, di mana tentunya banyak industri komponen lokal yang turut tumbuh sejalan peningkatan produksi tersebut,” ungkapnya.

Menteri Perindustrian RI Ir. Airlangga Hartarto sedang mengamati Honda HR-V hasil modifikasi influencer Kiki Anugraha

Saat ini, pangsa pasar ekspor otomotif Indonesia  mampu menembus lebih dari 80 negara di dunia termasuk lima negara tujuan utama ekspor, yaitu Filipina, Arab Saudi, Jepang, Meksiko dan Vietnam. Pada tahun 2019, ekspor kendaraan CBU ditargetkan mencapai 400 ribu unit dan diharapkan terus meningkat setiap tahunnya sehingga pada tahun 2025 industri otomotif nasional dapat melakukan ekspor kendaraan CBU sebesar 1 juta unit.

Pada tahun ini, IMX menyediakan lebih dari 60 booth, dengan menampilkan 120 merek. Selain itu, IMX 2019 ditunjuk sebagai lokasi pengumuman AMMDes Digimodz sekaligus memamerkan karya pemenang kompetisi modifikasi digital tersebut. Karya AMMDes dengan konsep mini mixer truck buatan Dandung Prasojo dari Banyuwangi, Jawa Timur, telah dipilih juri sebagai pemenang kompetisi AMMDes Digimodz.

 

Konsep tersebut dinilai kuat dan bisa berguna jika dikembangkan pada AMMDes untuk pembangunan jalan dan bangunan di pedesaan dengan kawasan yang tak mungkin dimasuki truk “molen” berukuran besar. “Jadi, modifikasi ini mendorong talenta-talenta muda untuk terus berkreasi, apalagi prototipenya dibangun oleh industrinya,” tandasnya.

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In Modifikasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *