Home News Rawat Sistem Kelistrikan, Agar Performa Kendaraan Anda Tetap Optimal

Rawat Sistem Kelistrikan, Agar Performa Kendaraan Anda Tetap Optimal

4 min read

Mari pahami sistem kelistrikan kendaraan agar performanya tetap stabil. Soal kelistrikan, battery (aki) menjadi penting memberi suplai daya ke komponen mobil.

Drive and Hype – Merawat mobil bisa dilakukan tiap hari. Jika mobil lama diparkir dan mendadak suliy dengan cara menghidupkan mesin. Jika mesin mendadak sulit dinyalakan, ada beberapa hal perlu diwaspadai. Jika engine starter mampu memutar mesin namun tidak mau hidup juga artinya terdapat kendala di mesin. Salah satunya bisa dikarenakan berkurangnya suplai bahan bakar atau udara atau kendala di komponen pengapian.

Namun kalau gejalanya disebabkan aki tekor atau soak, sebaiknya pemilik mobil Eropa khususnya Peugeot semua tipe jangan memaksa menghidupkan mesin. Karena jika dipaksa akan muncul masalah pada sistem elektronik kendaraan.

Secara umum, baterai Peugeot terbagi 3 jenis yakni tipe L1 390 Ampere, tipe L2 480 Ampere dan tipe L3 720 Ampere. Mekanisme kerjanya 42 ampere/jam untuk L1, 60 Ampere/jam pada L2 dan terakhir, L3 hingga 70 Ampere/jam. Secara umum baterai yang digunakan adalah type L2 karena sudah mampu mengakomodasi kebutuhan kelistrikan pada kendaraan.

Kebutuhan standar kelistrikan sudah dikalkulasi Peugeot. Di luar itu atau penambahan daya dalam kendaraan kerap membuat pasokan listrik ekstra. Sebagai contoh, penambahan sistem audio hingga lampu butuh daya ekstra, jelas menyedot sumber kelistrikan yang ada.

“Sebaiknya penambahan audio atau lampu-lampu atau perlengkapan lainnya, bisa dikonsultasi ke bengkel resmi untuk mengatasi masalah kelistrikan mobil. Bila tidak, hal ini bisa menggugurkan garansi mobil,” ujar Samsudin, Aftersales Support Astra Peugeot.

Jika Aki atau Baterai bermasalah, sebaiknya jangan lakukan cranking mesin atau engine starter lebih dari 3 kali. Hal itu akan menimbulkan masalah pada sistem elektronik kendaraan. Risiko terparah adalah program pada ECU dan BSI (Built-in System Interface) atau kontrol elektronik sistem kendaraan bakal alami locked.

Sistem kelistrikannya tidak stabil. Bisa jadi, sumber listrik kendaraan berasal dari battery terganggu alias tidak stabil. Artinya, kemampuan komponen internal pada aki yang bertugas menyimpan energi listrik (hasil kerja Altenator) sudah tidak maksimal.

Aki (baterai) berfungsi menyimpan dan mengalirkan arus listrik sesuai kebutuhan komponen yang akan difungsikan. Jika kondisi aki mulai tidak stabil, begitu engine off setelah mobil dijalankan, maka tegangan yang tersimpan tidak akan ideal lagi.

Saat hendak dinyalakan (engine on), biasanya mesin mobil jadi susah atau malah tidak mau hidup. Untuk menyalakan mesin mobil, memang butuh tegangan dan arus listrik sangat besar. Salah satu indikasinya suara dinamo starter terdengar lemah.

Tanda-tanda mobil tidak mau nyala juga terasa sama seperti aki kurang setrum. Biasanya hal ini beda penyebab. Jika aki kurang daya karena usia pemakaian, sedangkan kurang setrum bisa disebabkan energi terbuang saat mesin tidak hidup atau terjadi kendala pada komponen pengisian aki (Altenator).

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *