Home Otomotif First Impression Toyota Prius Plug-In Hybrid Electric Vehicle, Solusi Berkendara Masa Depan di Indonesia

Toyota Prius Plug-In Hybrid Electric Vehicle, Solusi Berkendara Masa Depan di Indonesia

4 min read

Toyota Indonesia resmi memperkenalkan satu lagi lini model terbarunya di segmen kendaraan elektrifikasi, Prius Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Apa saja keunggulannya?

Drive and Hype – Toyota Prius PHEV pertama kali diperkenalkan pada Frankfurt Motor Show  2009. Tepat Januari 2012, generasi pertama mobil ini resmi dipasarkan. Masuk 2017, Toyota meluncurkan generasi kedua Prius PHEV dengan driving range lebih panjang saat menggunakan mode BEV.

Dengan performance durability dan reliability yang dimilikinya, mobil ini juga sukses melintasi lintasan rally Paris-Dakar sejauh 7.000 km, termasuk melintasi gurun pasir Sahara di Afrika pada Maret 2018.

“Kami berharap kehadiran Prius PHEV yang diawali kolaborasi bersama GoFleet sebagai perusahaan penyedia dan pengelola kendaraan untuk mitra driver transportasi online ini akan semakin memomulerkan kendaraan elektrifikasi sehingga semakin banyak masyarakat bisa merasakan pengalaman dengan kendaraan elektrifikasi,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy.

 

Sejak diluncurkan pada 2012 hingga Desember 2019, Prius PHEV telah membukukan total penjualan 219.288 unit.  Di pasar Amerika Serikat,  dalam dua tahun terakhir yaitu 2018 dan 2019 mobil ini berhasil meraih angka penjualan tertinggi sehingga menjadi market leader di segmennya.

Salah satu kelebihan Prius PHEV adalah kemampuan baterai lebih besar dan model pengisian baterai melalui sumber eksternal. Fleksibilitas mobil ini juga teruji karena memiliki driving range panjang. Dengan cruising range tersebut, Prius PHEV mempunyai fleksibilitas lebih baik sehingga penggunaannya lebih optimal.

Prius PHEV ditopang mesin 2ZR-FXE 1.800 cc dengan tenaga dan torsi maksimum masing-masing 98 PS dan 142 Nm serta motor listrik 1 Nm/ISM yang memiliki tenaga dan torsi maksimum masing-masing 53 Kw (98 PS) dan 142 Nm yang dalam mode BEV mempunyai cruising range sejauh 68,2 km.

Prius PHEV mengusung baterai jenis Lithium-Ion Battery dengan voltage 3.7 v per cell. Baterai ini memiliki 95 cell sehingga secara keseluruhan mampu menghasilkan listrik 315.5 voltage. Battery capacity tercatat 8.8 kW. Untuk pengisian penuh dibutuhkan waktu 2 jam 20 menit jika memakai listrik 220 Volt 16A.

Tampil dalam desain agresif dan sentuhan emosional, Prius PHEV dibangun dengan platform  TNGA. Tidak hanya desain eksteriornya semakin menarik, penggunaan platform TNGA membuat rancang bangun mobil lebih aman dan stabil.

Interior PHEV lega dan dilengkapi audio display entertainment berlayar 8 inci. Untuk sisi keselamatan, mobil ini didukung berbagai fitur keselamatan standar tertinggi di Toyota yaitu Toyota Safety Sense (TSS), Blind Spot Monitor (BSM), Hill-Start Assist Control (HSA), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Tire Pressure Warning System, dan Vehicle Stability Control (VSC).

 

 

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In First Impression

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *