Home News Volkswagen Akhirnya Stop Produksi Model Beetle

Volkswagen Akhirnya Stop Produksi Model Beetle

8 min read

Setelah 80 tahun berkiprah mengisi kemeriahan otomotif dunia, VW Beetle akhirnya harus meninggalkan para penggemar setianya.  

Drive and Hype – Ada kabar duka buat pecinta VW Beetle di seluruh dunia. Kabar tidak menyenangkan ini langsung datang dari pabrikan mobil Jerman, Volkswagen. Mereka memutuskan untuk menghentikan sama sekali semua line-up produksi mobil legendaris mereka, VW Beetle. Pihak perusahaan mengatakan, ‘tidak ada rencana segera’ untuk mengganti mobil klasik legendaris ini, demikian disebut Dailymail.co.uk di postingannya pada 13 September 2018 kemarin.

Proses produksi VW Beetle saat penyatuan bodi dengan floor-deck

Langkah ini terpaksa dilakukan Volkswagen setelah pihaknya menetapkan penekanan pengembangan produksi mobil listrik. Pihak VW juga menyatakan, akan ada satu edisi terakhir tipe Beetle di 2019, yang akan menjadi model terakhir di jagad ini. Sepasang model Beetle terakhir yang terinspirasi dari serangga ini disebutkan oleh VW, menjadi ‘iconic product’ sebagai penanda berakhirnya kehadiran kendaraan legendaris ini selama 80 tahun di dunia. 

VW Beetle diproduksi di Wolfsburg Barat, Jerman. Ini adalah salah satu jalur produksi di pabrik VW sekitar tahun 1956

Chief Executive Volkswagen Group, Hinrich Woebcken menyatakan, langkah berat dan sulit ini harus mereka putuskan, karena fokus pengembangan produksi Volkswagen kini sudah memasuki era mobil listrik dan kendaraan ramah lingkungan lainnya yang berdimensi lebih besar. Woebcken tidak menampik, “Akan hilangnya generasi Beetle setelah tiga generasi, selama hampir tujuh dekade, akan membangkitkan sejumlah emosi tinggi dari sekian banyak penggemar setia Beetle.”

VW Beetle awalnya dirancang untuk menjadi mobil semua orang. Pemerintah Jerman saat itu juga berkeinginan agar kendaraan ini terjangkau bagi semua orang.
VW Beetle menjadi kendaraan terpopuler di kalangan rakyat Jerman. Foto di atas dibuat sekitar tahun 1940-an

Dirinya juga menambahkan, bahwa sementara ini pihaknya ‘tidak ada rencana segera’ sebuah model untuk menggantikan posisi Beetle. Meskipun nantinya bisa saja produksi Beetle dilanjutkan kembali dengan penyesuaian di berbagai aspek. “Saya berkata bahwa ‘tidak pernah berkata tidak pernah’ untuk lanjutkan produksi. Jadi kemungkinan dilanjutkannya model Beetle  bisa saja terjadi kembali di suatu saat. Karena VW Beetle yang ikonik sudah menjadi bagian hidup masyarakat seluruh dunia,” ujar Woebcken.

VW Beetle mendapatkan popularitas di seluruh dunia. Foto di atas saat berada di depan Istana Buckingham pada 1954 yang memperlihatkan Beetle sukses mengambil hati masyarakat Inggris.

Ide awal yang original untuk Beetle adalah bahwa mobil tersebut akan menjadi ‘mobil rakyat’, dan akan cukup terjangkau bagi orang-orang yang tidak memiliki kekayaan substansial. Ide tentang Beetle dikandung pada tahun 1931, ketika Ferdinand Porsche dan Zundapp mengembangkan Porsche Type 12, atau ‘Auto fur Jedermann’ (diterjemahkan sebagai ‘Car for Everyone’).

VW Beetle warna biru ini saat baru keluar dari line produksi pabrik VW Wolfsburg di tahun 1976

Pada 1933, pemimpin Nazi Adolf Hitler menugaskan Porsche mengembangkan ‘Peoples Car’, dengan spesifikasi bahwa mobil tersebut dapat menampung dua orang dewasa dan dua anak, dengan ruang untuk bagasi, dan mampu berlari hingga kecepatan 62 mph.

Wisatawan-di-Berlin-dapat-menjelajahi-kota-di-antik-Volkswagen-mobil

Rencana Hitler untuk Beetle adalah, mobil itu akan terjangkau semua orang, dan karena obsesinya itu pula dia bahkan mulai memikirkan dan memperkenalkan suatu bentuk pembayaran memudahkan untuk orang-orang yang ingin memiliki VW Beetle.

A-populer-mobil-untuk-keluarga-ini-pink-versi-dari-the-Beetle-adalah-foto-in-1957

Model ini lalu menjadi dikenal luas di negara asalnya sebagai Käfer (sebutan orang Jerman untuk VW Beetle) dan kemudian dipasarkan dengan nama itu di Jerman. Sedangkan di Perancis model ini juga dikenal sebagai Coccinelle, yang merupakan bahasa Prancis untuk Kepik.

The-popular-of-the-Beetle-terinspirasi-banyak-barang baru-seperti-ini-menjajakan-perahu-dalam-bentuk-dari-mobil-di-Lake-Steinhude-in-Jerman

VW Beetle akhirnya menandai tren yang signifikan, yang dipimpin oleh Volkswagen, Fiat, dan Renault. Di mana mesin belakang dengan gerak roda belakang akhirnya terus meningkat dari 2,6 persen produksi mobil Eropa Barat pada tahun 1946 menjadi 26,6 persen pada tahun 1956.

The-Herbie edisi the Beetle digambarkan adalah salah satu model yang paling ikonik

Kemajuan pesat juga terjadi di era 1960-an, di mana Volkswagen Beetle mulai membawa perubahan signifikan pada model, termasuk perubahan pada ‘bodyshell’. Semua model menampilkan indikator lampu yang terintegrasi di fender depan belakang. Untuk indikator sein depan juga sudah terpisah dari lampu utama dan berada di atas bodi fender. 

Mobil ikonik ini berpose dengan latar belakang matahari terbenam yang spektakuler di Turki

Pada tahun 1975 saat model 1303 diperkenalkan, Volkswagen kembali menerapkan suspensi depan model McPherson strut yang dipadu lengan poros ayun di suspensi belakang. Dari tahun 1975 hingga 1978, ketika lini produksi Beetle di VW Jerman akhirnya ditutup, beberapa pilihan warna yang akan diterapkan di Beetle akhirnya diperkenalkan pada model Golf baru.

Salah satu edisi terbaru dari Beetle yakni ‘The Beetle Dune’ hadir di ajang pameran LA Autoshow pada tahun 2017
Volkswagen juga meluncurkan Beetle konvertibel seperti ini yang dipamerkan di pabriknya pada tahun 2013

Produksi VW Beetle lalu berpindah ke pabrik VW Puebla di Meksiko. Pada tahun 1996 Meksiko menjadi negara terakhir yang memproduksi Beetle versi lama.

OctoVB, Foto: Dok. DnH/dari berbagai sumber

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *