Home Komunitas VVC Kunjungi Yumos VW, Pelaku Industri Kreatif Dunia VW

VVC Kunjungi Yumos VW, Pelaku Industri Kreatif Dunia VW

6 min read

Di tengah kunjungan ke Semarang,  Volkswagen Van Club menyambangi Yumos VW, salah satu gerai bengkel restorasi dan modifikasi khusus Volkswagen atau Porsche klasik yang diakui dunia.

Drive and Hype – Salah satu agenda yang menarik minat keluarga besar Volkswagen Van Club (VVC) adalah kunjungan ke workshop atau gerai khusus restorasi dan modifikasi kendaraan khusus VW dan Porsche klasik, Yumos VW. Gerai Yumos VW berlokasi di Kampung Dakota, Kelurahan Mangunhardjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pemilik sekaligus pendiri Yumos VW adalah Wahyu Pamungkas yang akrab disapa Yudi Yumos. Dalam sambutannya, Yudi mengungkapkan rasa senangnya ketika rombongan VVC menyempatkan diri datang ke bengkelnya. “Adalah sebuah kehormatan bagi kami menerima ‘saudara tua’ di dunia VW dan komunitasnya di Tanah Air, yakni VVC datang ke tempat kami. Terima kasih dan saya berharap silaturahmi ini bisa berlangsung terus. Untuk kemajuan dunia VW kita,” ujar Yudi.

Yudi Yumos yang didampingi istrinya saat memberikan sambutan tentang awal mula berdirinya Yumos di blantika dunia hobi VW di Tanah Air

Dalam kesempatan itu, Yudi menjelaskan sedikit sejarah berdirinya Yumos VW hingga bisa besar seperti ini. “Awalnya saya dari jual-beli VW klasik yang saya beli lalu didandani dan saya jual kembali. Dulu bisnis ini sangat menyenangkan hingga saya menguatkan hati untuk terus konsisten di dunia ini, dunia industri kreatif yang mengkhususkan diri dalam pengembangan ide restorasi dan modifikasi khusus VW klasik,” cerita Yudi, yang juga salah satu pelopor terbentuknya Volkswagen Semarang Club (VSC).

Dalam pertemuan tersebut, Yudi bercerita singkat bagaimana dia membangun bengkel Yumos di era tahun 1995-an. Kala itu, suami dari Mina Made Suryandari ini awalnya hanya seorang pedagang mobil VW bekas yang berbekal menjual motor yang baru dibelikan orang tuanya. Dari sebuah VW Kodok yang dibelinya dengan harga murah dan ia restorasi, akhirnya terjual dengan harga berlipat dibanding saat ia beli. “Dari situlah saya melihat ada celah yang bisa kita manfaatkan kalau mau serius,” kata Yudi.

Sejak itulah dirinya berkomitmen untuk bertindak di luar pakem. “Prospek ini sangat bagus. Saya putuskan membangun bengkel spesialisasi dan fokus. Karena totalitas itu penting,” jelas Yudi. Seiring perjalanan bengkelnya, ayah tiga anak laki ini  akhirnya memilih spesialisasi merestorasi VW Kombi Dakota dan mengubah VW Kombi buatan Brasil menjadi sebuah replika Kombi Dakota. “Hanya bengkel saya di dunia yang melakukan proses karoseri VW jenis Kombi,” imbuh Yudi.

Tidak hanya lingkup Indonesia saja, usaha Yudi ini akhirnya berkembang ke luar negeri dan beberapa karyanya berhasil mendapat pengakuan di sana berkat kemampuan bengkelnya yang menghasilkan karya Kombi Dakota yang ciamik.

Sementara dalam sambutannya, Ketua Harian VVC Ir. H. Aldy Gondokoesoemo menyatakan, kedatangan VVC ke Yumos VW selain mempererat silaturahmi, juga dalam upaya untuk memberi pengalaman dan wawasan ke anggota VVC agar lebih mengenal dekat apa yang sudah dilakukan oleh Yumos VW. “Kisahnya inspiratif sekali dan sangat bagus memberikan pesan, bahwa apapun yang dilakukan serius dan konsisten, akan membuahkan hasil terbaik. Seperti yang sudah terjadi pada VVC sehingga terus eksis hingga sekarang ini,” kata Aldy.

Acara selanjutnya diisi dengan jamuan makan siang dengan live music yang disediakan pihak Yumos VW. Anggota rombongan VVC yang hadir juga berkeliling melihat proses pembuatan replika Kombi Dakota yang bodinya tidak hanya dari plat, tapi juga ada yang terbuat dari bahan fiberglass. Bahkan, jelang akhir acara, kedatangan mantan Kapolri yang juga Pembina VVC, Jenderal Polisi (Purn.) Roesmanhadi.

Serah terima bingkisan tanda mata dari yumos VW untuk VVC yang diwakili Ketua Harian, Aldy Gondokoesoemo
Penyerahan cenderamata lukisan karikatur dari Yumos VW ke Pembina VVC, Roesmanhadi

Dalam kesempatan tersebut, Yudi juga menyerahkan sepaket kenang-kenangan berupa lukisan karikatur Ketua Umum VVC Pamudhi R. Soetopo dan Pembina VVC Roesmanhadi dalam pigura berupa kap bagasi kombi. Setelah menikmati berbagai hidangan dan sajian musik, akhirnya rombongan pamit ke tuan rumah untuk selanjutnya bergerak menuju Akademi Kepolisian untuk melakukan gladi resik sebagai partisipasi VVC di acara Reuni Besar Akademi Kepolisian Semarang.

Load More Related Articles
Load More By Octo Budhiarto
Load More In Komunitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *